JAKARTA,tiiruu.com- Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan KONI Papua Pegunungan periode 2025–2029, KONI Pusat menaruh harapan besar agar provinsi pegunungan ini menjadi sumber atlet-atlet unggul bagi Indonesia.
Dalam sambutan, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menekankan potensi besar yang dimiliki Papua Pegunungan serta kepercayaan bahwa daerah ini bisa berkontribusi di pentas olahraga nasional maupun internasional.
Dalam pidato pelantikan, KONI Pusat menegaskan bahwa medan dan karakter masyarakat Papua Pegunungan disertai dengan semangat juang bisa dijadikan modal utama untuk pengembangan olahraga. “Cabang olahraga unggulan harus diidentifikasi dan dibina secara serius dan berkelanjutan,” katanya dalam momen pelantikan ketua dan pengurus KONI Papua pegunungan di kantor KONI pusat Jakarta, Senin, (08/12/2025).
Salah satu contoh yang disebut adalah prestasi tim sepak bola putri dari Tolikara, keberhasilan mereka di tingkat lokal dianggap sebagai bukti bahwa dengan pembinaan tepat, talenta Papua Pegunungan bisa bersaing.
Ini membangkitkan harapan agar lebih banyak atlet dari daerah ini masuk ke tim nasional, bahkan berlaga di SEA Games atau ajang internasional.
KONI Pusat menekankan bahwa klub daerah seperti KONI Papua Pegunungan tidak biasa dipimpin oleh seorang gubernur sebuah situasi khusus yang memberi peluang sekaligus tanggung jawab besar.
Gubernur diharapkan memberi dukungan penuh, sementara pengurus daerah dituntut konsistensi dalam kerja nyata dan komitmen.
Komitmen dan kerja keras adalah kunci. Pengurus di Papua Pegunungan diposisikan sebagai pelayan bagi atlet bukan sebaliknya.
Mereka diharapkan membina, mendampingi, dan mendukung penuh atlet, serta menjaga komunikasi terbuka dengan KONI Pusat agar program dapat berjalan efektif.
“Dengan demikian, pelantikan bukan sekadar seremoni; ini adalah awal nyata dari upaya membangun infrastruktur olahraga, mentalitas atlet, dan sistem pembinaan di Papua Pegunungan. Tujuannya,prestasi yang konsisten, berkelanjutan, dan mampu mengibarkan nama baik daerah di panggung nasional maupun dunia,” katanya.
Akhir sambutan mengajak seluruh pemangku kepentingan pelatih, orang tua, komunitas olahraga, dan atlet sendiri untuk bersatu, bekerja sama dan berdoa agar program pembinaan ini berjalan lancar dan memperoleh ridho.
Salam olahraga mengakhiri sambutan, menandakan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi untuk masa depan, (*).




































