Beranda POLHUKAM Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya Siap Gelar Aksi Damai

Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya Siap Gelar Aksi Damai

288
0
Oplus_16908288

 

Nabire, tiiruu.com — Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia (GPMI) bersama elemen masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi damai pada Selasa, 13 Januari 2026, di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

 

Aksi damai tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi pendidikan, pelayanan kesehatan, pengungsian warga sipil, serta situasi keamanan di Intan Jaya yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.

 

Ketua GPMI, Marten Hagisimijau, mengatakan aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat secara damai sekaligus mendorong pemerintah daerah dan lembaga legislatif agar hadir langsung melihat kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan.

 

“Melalui aksi ini, kami ingin pemerintah daerah dan wakil rakyat turun langsung ke Intan Jaya untuk mendengar dan menerima aspirasi masyarakat,” ujar Marten kepada Tiiruu, Senin, (6/1/2026).

 

Ia menyebutkan, jumlah peserta aksi diperkirakan berkisar antara 500 hingga 1.000 orang, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum dan simpatisan.

 

GPMI mendesak Bupati Intan Jaya, DPRD Intan Jaya, perwakilan MRP Papua Tengah, DPR Papua Tengah (DPRP), serta aparatur sipil negara agar sudah berada di Intan Jaya sebelum pelaksanaan aksi.

 

“Kami meminta para pejabat terkait hadir langsung di Intan Jaya untuk menerima aspirasi rakyat,” tegasnya.

 

Marten menambahkan, apabila tuntutan tersebut tidak direspons, massa aksi akan melakukan aksi lanjutan berupa aksi duduk di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Intan Jaya sebagai bentuk protes damai.

 

Aksi damai ini akan dikoordinatori oleh Yosan Sani sebagai Koordinator Lapangan dan Yuser Sondegau sebagai Wakil Koordinator Lapangan, dengan penanggung jawab GPMI bersama masyarakat Intan Jaya.

 

GPMI menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi akan dilaksanakan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)