Beranda PAPUA PEGUNUNGAN Gubernur John Tabo Akui Doa Jemaat GKI dan Gerja Lainnya Mengantarkannya Menjadi...

Gubernur John Tabo Akui Doa Jemaat GKI dan Gerja Lainnya Mengantarkannya Menjadi Gubernur Papua Pegunungan

218
0
GUbernur Papua Pegunungan John Tabo Meresmikan Rumah Pastori GKI Lachairio Hom-hom wamena. Peresmian ini awali dengan ibadah pentabisan pada Rabu, 18/2./2026).

Wamena,tiiruu,com- Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, John Tabo, secara terbuka mengakui bahwa doa dan dukungan jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya hingga dipercaya menjadi Gubernur Papua Pegunungan.

Pengakuan tersebut disampaikan John Tabo saat meresmikan Rumah Pastori GKI Lachairoi Hom-hom, Rabu (18/2/2026), yang diawali dengan ibadah pentahbisan bersama jemaat.

“Saya berdiri di depan sini bukan karena kekuatan sendiri. Saya ada karena berkat, doa, dan dukungan seluruh keluarga besar GKI Lachairoi Hom-hom,” tegas John Tabo di hadapan jemaat.

Ia mengisahkan, sejak proses politik hingga tahapan debat kandidat, doa-doa para hamba Tuhan dan jemaat terus menyertainya. Bahkan, ia secara khusus mengenang momen ketika para mama pendeta menggelar bazar bakar batu demi mendukung pembangunan rumah pastori tersebut.

“Saat debat kandidat di Aula Santos, saya sangat bangga melihat mama pendeta mengadakan bakar batu untuk pembangunan rumah pastori ini. Saya ikut makan di situ, dan itu menjadi doa yang hidup bagi saya,” ujarnya.

Menurut John Tabo, dukungan rohani dari gereja menjadi kekuatan batin yang menguatkannya menghadapi dinamika dan tekanan politik. Ia juga menyinggung pesan-pesan doa yang menyentuh nuraninya, termasuk refleksi tentang kisah orang Samaria dan jeritan hati umat yang disampaikan para pendeta kepadanya.

“Saya dikuatkan melalui doa Ibu Pendeta tentang jeritan hati umat dan kasih orang Samaria. Doa-doa itu yang saya bawa sampai hari ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, John Tabo juga menyampaikan kesaksiannya sebagai bagian dari keluarga besar GKI sejak masa muda. Ia mengaku dibesarkan dalam lingkungan Gereja GKI dan merasakan langsung peran gereja dalam membentuk karakter dan nilai hidupnya.

Sebagai ungkapan syukur atas dukungan doa jemaat, Gubernur John Tabo menyerahkan bantuan dana sebesar Rp500 juta untuk melunasi sisa utang pembangunan Rumah Pastori GKI Lachairoi Hom-hom. Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan iman terhadap pelayanan gereja.

“Saya mengundang panitia dan majelis jemaat untuk datang langsung ke rumah pribadi saya hari Rabu mendatang, agar komitmen ini segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Peresmian Rumah Pastori GKI Lachairoi Hom-hom menjadi momen kesaksian iman sekaligus simbol eratnya hubungan antara pemerintah dan gereja dalam membangun kehidupan rohani umat di Papua Pegunungan.

Acara berlangsung dengan penuh sukacita, dihadiri para pendeta, unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, serta seluruh jemaat yang menutup rangkaian acara dengan doa dan ucapan syukur bersama.(*).