Beranda PAPUA PEGUNUNGAN Pasca Banjir dan Longsor, Agus Kogoya Dukung Normalisasi Kali Guu di Tagime

Pasca Banjir dan Longsor, Agus Kogoya Dukung Normalisasi Kali Guu di Tagime

703
0

WAMENA,tiiruu.com-Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Agus Kogoya, S.Sos kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan membantu proses normalisasi Kali Guu di wilayah Tagime yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Banjir yang terjadi beberapa minggu lalu mengakibatkan longsor di sejumlah area perkebunan masyarakat, sehingga mengganggu aktivitas pertanian serta kehidupan warga setempat.

Melihat kondisi tersebut, Agus Kogoya turun langsung membantu masyarakat dalam upaya penanganan awal dengan mendukung proses normalisasi aliran Kali Guu agar air dapat kembali mengalir dengan baik serta mengurangi risiko banjir susulan.

Menurut Agus Kogoya, langkah normalisasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan mereka.

“Harapan kami, dengan adanya normalisasi kali ini, aliran air dapat kembali lancar sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan perkebunan mereka tidak lagi terdampak banjir,” ujarnya. Pada Rabu (11/03/2026)

Sementara itu, masyarakat Tagime melalui tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Jayawijaya, Eus Tabuni, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Agus Kogoya.

Menurut Eus Tabuni, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam menangani dampak banjir dan longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Ia juga berharap adanya perhatian berkelanjutan dari pemerintah terhadap kondisi infrastruktur dan potensi bencana di daerah tersebut.

“Kami berharap pemerintah juga dapat memperhatikan kondisi ini, karena beberapa ruas jalan juga terdampak longsor,” ungkapnya.

Eus menjelaskan bahwa akses jalan menuju Tolikara sempat tertutup akibat longsor, sehingga kendaraan tidak dapat melintas selama beberapa hari.

Selain itu, jalur menuju Kelila–Bokodi juga sempat mengalami gangguan akibat longsor yang terjadi di beberapa titik.

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah penanganan yang lebih luas agar aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal, (*).