Beranda ADVERTORIAL Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Tengah Apresiasi Ibadah Gabungan Bulanan ASN Deiyai

Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Tengah Apresiasi Ibadah Gabungan Bulanan ASN Deiyai

80
0

Deiyai, tiiruu.com– Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua Tengah, Tino Mote, mengapresiasi pelaksanaan Ibadah Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Deiyai yang rutin diselenggarakan setiap bulan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi teladan bagi pemerintah daerah lain dalam membangun kehidupan spiritual di lingkungan birokrasi.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Tino menyusul pelaksanaan Ibadah Gabungan ASN Kabupaten Deiyai pada Jumat, 26 Juni 2026. Ia menilai ibadah bersama menjadi ruang yang penting bagi ASN untuk memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.

 

Menurut Tino, kegiatan itu tidak hanya menjadi sarana berdoa bersama, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk memperoleh penguatan rohani yang dapat mendukung pelaksanaan pelayanan publik.

 

“Saya, sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Provinsi, sangat mengapresiasi. Pertama, kami mengucapkan terima kasih karena pemerintah daerah telah menginisiasi Ibadah Gabungan ASN setiap bulan,” ujar Tino.

 

Ia mengatakan ibadah tersebut telah menjadi “oase rohani” bagi para ASN yang sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan administratif maupun pelayanan kepada masyarakat.

 

“Ibadah ini menjadi oase rohani di tengah rutinitas kerja. Kami bisa berdoa bersama lintas organisasi perangkat daerah dan lintas denominasi. Kami yang muda belajar bahwa melayani negara juga merupakan bagian dari ibadah. Saling mendoakan sesama ASN yang berasal dari gereja berbeda justru memperkuat persaudaraan sebagai satu Tubuh Kristus,” katanya.

 

Tino juga mengajak kalangan ASN muda agar tidak memandang ibadah bulanan sebagai sekadar kewajiban formal. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk memperbarui semangat pelayanan dan integritas dalam bekerja.

 

“Jangan menganggap ibadah bulanan hanya sebagai kewajiban. Ini adalah momen untuk mengisi ulang energi rohani agar bekerja semakin tulus dan profesional,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia berharap Ibadah Gabungan ASN dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi para pegawai pemerintah, tetapi juga bagi kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Deiyai.

 

“Semoga Ibadah Gabungan ini menjadi garam dan terang, tidak hanya bagi ASN, tetapi juga bagi pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Deiyai,” tuturnya.

 

Menurut Tino, suasana kebersamaan yang terbangun melalui doa dan pujian bersama telah mempererat hubungan antarsesama ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

 

“Ketika bernyanyi dan didoakan bersama, sangat terasa bahwa kita adalah satu keluarga besar ASN Kabupaten Deiyai, bukan sekadar teman kerja. Intinya, bekerja di pemerintahan adalah sebuah panggilan. Ibadah bulanan ini mengingatkan kita untuk bekerja dengan jujur, adil, dan penuh belas kasih bagi negeri Deiyai ini,” kata Tino.

 

Ia berharap praktik baik tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi kabupaten-kabupaten lain di Papua Tengah dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.