Beranda POLHUKAM Reses di Sanoba, Warga Minta DPR Papua Tengah Perjuangkan Pembangunan Pos Kesehatan

Reses di Sanoba, Warga Minta DPR Papua Tengah Perjuangkan Pembangunan Pos Kesehatan

132
0

Nabire, tiiruu.com – Warga Kampung Sanoba Atas, Distrik Nabire, meminta anggota DPR Provinsi Papua Tengah memperjuangkan pembangunan pos kesehatan (postu) guna mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

 

Aspirasi itu disampaikan dalam kegiatan reses yang digelar Ketua Komisi V DPR Provinsi Papua Tengah, Naomi Kotouki, di Kampung Sanoba, Selasa (23/06/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Naomi menjelaskan bahwa reses merupakan agenda untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan yang selanjutnya akan diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah sesuai dengan kewenangan DPR.

 

“Pengambil keputusan itu bukan kami DPR. Kami ambil aspirasi, nanti kami akan usulkan ke gubernur. Kalau Tuhan buka jalan dan gubernur menjawab, tentu aspirasi itu bisa direalisasikan,” kata Naomi di hadapan warga.

 

Naomi, yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan dan menjabat sebagai Ketua Komisi V yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan sosial, mengatakan dirinya sengaja memilih Sanoba sebagai lokasi reses karena memiliki kedekatan dengan masyarakat setempat serta ingin mendengar secara langsung kebutuhan warga.

 

Kotouki menegaskan DPR berfungsi sebagai penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, sedangkan keputusan pelaksanaan program berada di tangan pemerintah daerah.

 

“Kalau kami tidak ambil aspirasi, pemerintah provinsi tidak mungkin tahu kebutuhan masyarakat di sini. Kami ini perpanjangan tangan masyarakat untuk menyampaikan usulan tersebut,” ujarnya.

 

Naomi juga mengimbau masyarakat menyampaikan usulan yang menjadi prioritas agar lebih mudah diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi.

 

Dalam sesi dialog, salah seorang tokoh masyarakat, Kosinus Wenda, menyampaikan kebutuhan mendesak pembangunan pos kesehatan di Sanoba Atas. Ia mengaku telah berulang kali mengusulkan hal tersebut kepada pemerintah kabupaten, tetapi hingga kini belum mendapat realisasi.

 

“Postu harus dibangun di Sanoba Atas. Kasihan masyarakat, terutama ibu-ibu, harus jalan kaki ke bawah atau menunggu ojek untuk pergi ke rumah sakit,” kata Kosinus.

 

Kosin, yang memperkenalkan diri sebagai kepala suku perwakilan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya di wilayah Nabire Timur, menilai keberadaan fasilitas kesehatan di Sanoba Atas akan sangat membantu warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pelayanan medis.

 

Menurutnya, masyarakat memiliki kampung dan gereja sendiri, namun belum didukung fasilitas kesehatan dasar yang memadai. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut.

 

“Kami minta sebelum berakhir masa jabatan Bupati dan Gubernur, tolong bangunkan kami fasilitas kesehatan di Kampung Sanoba Atas,” ujarnya.

 

Menanggapi aspirasi itu, Naomi menyatakan akan membawa usulan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk dipertimbangkan dalam perencanaan program sesuai kewenangan provinsi.

 

Reses DPR merupakan agenda yang dilaksanakan anggota legislatif untuk menyerap aspirasi konstituen di daerah pemilihannya. Aspirasi yang dihimpun menjadi bahan masukan dalam pembahasan kebijakan dan penyusunan program pembangunan bersama pemerintah daerah.