Beranda ADVERTORIAL Kadinkes Deiyai Apresiasi Pendampingan Data SDMK oleh Tim SDK Papua Tengah

Kadinkes Deiyai Apresiasi Pendampingan Data SDMK oleh Tim SDK Papua Tengah

107
0

Waghete, tiiruu.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai menerima pendampingan teknis dari Tim Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dalam penginputan rencana kebutuhan dan perhitungan kekurangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) itu ditujukan untuk memperkuat akurasi data tenaga kesehatan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pemerataan layanan kesehatan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang mengirimkan tim untuk memberikan pendampingan langsung kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai.

 

Menurut Fransina, pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data tenaga kesehatan sekaligus mendukung perencanaan kebutuhan SDM kesehatan yang berbasis data dan analisis beban kerja.

 

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, khususnya Tim Bidang SDK yang telah turun langsung ke Deiyai. Pendampingan ini sangat kami butuhkan agar perencanaan formasi tenaga kesehatan, baik untuk CPNS, PPPK, maupun penugasan khusus, benar-benar berbasis pada analisis beban kerja yang valid,” ujar Fransina.

 

Ia menambahkan, data kebutuhan SDMK yang akurat menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi tenaga kesehatan berlangsung secara proporsional sesuai kebutuhan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai. Dengan demikian, kebijakan pemenuhan tenaga kesehatan dapat disusun secara lebih efektif dan tepat sasaran.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, **Kristianus Tebai, SKM., M.Kes**, mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat tata kelola SDMK di seluruh kabupaten di Papua Tengah.

 

Menurut Kristianus, selain di Deiyai, tim SDK juga melaksanakan kegiatan serupa di Kabupaten Dogiyai dan Puncak Jaya. Pada akhir Juni 2026, pendampingan akan dilanjutkan ke Kabupaten Intan Jaya, Paniai, dan Puncak.

 

“Kami tidak hanya melaksanakan pendampingan di Kabupaten Deiyai. Pada waktu yang bersamaan, tim juga diturunkan ke Kabupaten Dogiyai dan Puncak Jaya. Selanjutnya pada akhir bulan ini, tim SDK Provinsi akan melanjutkan pendampingan ke Kabupaten Intan Jaya, Paniai, dan Puncak,” kata Kristianus.

 

Ia menjelaskan bahwa proses validasi dan pemutakhiran data SDMK bertujuan memetakan kebutuhan tenaga kesehatan secara lebih akurat sehingga distribusinya tidak terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil.

 

Kristianus menegaskan bahwa data yang valid akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan strategis di bidang kesehatan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan sesuai kondisi riil di lapangan.

 

“Data ini sangat penting. Ketersediaan maupun kekurangan SDMK di Kabupaten Deiyai harus dievaluasi secara akurat agar menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan strategis. Tujuan akhirnya adalah memastikan tata kelola dan pendayagunaan tenaga kesehatan berjalan efektif sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat di seluruh wilayah Deiyai dapat terlaksana sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM),” tegasnya.

 

Melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, pemerintah berharap sistem perencanaan, pemerataan, dan pendayagunaan tenaga kesehatan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkeadilan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat hingga ke wilayah pedalaman Kabupaten Deiyai.