Mulia, tiiruu.com – Bupati Elvis Tabuni menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat pengungsi asal tiga distrik di Kabupaten Puncak yang kini berada di Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (21/2/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Bandara Mulia sebelum didistribusikan ke para pengungsi. Bantuan tersebut selanjutnya dibawa oleh para kepala distrik, anggota DPRD, serta kepala kampung dari Distrik Kembru, MageAbume, dan Bina untuk disalurkan kepada warga pengungsi di Distrik Jambi.
Dalam kesempatan itu, Elvis Tabuni menyampaikan keprihatinannya atas kondisi masyarakat yang terpaksa mengungsi keluar dari wilayah asal mereka.
“Kami prihatin karena masyarakat harus meninggalkan kampung halamannya dan mengungsi ke daerah lain. Sebagai pemerintah daerah, kami merasa terpanggil untuk membantu mereka,” ujar Mantan Anggota DPR Papua itu.
Tabuni menjelaskan, pemerintah daerah mengalami kendala dalam menyalurkan bantuan secara langsung ke wilayah terdampak karena faktor keamanan dan keterbatasan akses transportasi udara akibat konflik bersenjata di wilayah tersebut.
“Oleh karena itu, jalur distribusi melalui Bandara Mulia dipilih sebagai alternatif yang dinilai lebih aman dan dekat dengan lokasi pengungsian,”katanya.

Lanjut Tabuni, kondisi geografis dan situasi keamanan menjadi tantangan utama dalam penanganan pengungsi, sehingga penyaluran bantuan harus dilakukan secara bertahap melalui titik distribusi yang memungkinkan.
“Pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak konflik bukanlah hal baru bagi pemerintahannya. Ia sebelumnya telah menyalurkan bantuan serupa kepada pengungsi di sejumlah distrik lain, termasuk Sinak dan Ilaga, pada tahun sebelumnya,”katanya.
Tabuni mengatakan, upaya tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang terdampak konflik dan kondisi darurat kemanusiaan.
“Kalau masyarakat dibiarkan dan mereka meninggalkan kampung halamannya siapa lagi yang akan merhatikan mereka,”katanya.
Sementara itu Tokoh intelektual asal Puncak, Matius Wonda, menilai bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami kesulitan akibat situasi keamanan.
“Saya sebagai anak daerah puncak menyampaikan banyak terimakasih kepada Bupati Puncak yang sudah menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang mengungsi,”katanya.

Wonda mengatakan, masyarakat yang mengungsi bukan karena mereka tidak mempunyai kebun, rumah tetapi karena ada gangguan kemanan TPNPB-OPM dan TNI POLRI baku kejar sehingga mereka Mengungsi.
“Saya melihat bahwa atensi pemerintah cukup serius untuk pengungsi. Saya harap juga pemerintah bisa komunikasi ke kelompok TPNPB-OPM atau TNI POLRI untuk meninggalkan lokasi masyarakat agar mereka bisa pulang kampung halaman mereka,”katanya.










































