Beranda PENDIDIKAN/KESEHATAN Lokakarya Mini Lintas Sektor di Tenedagi Bahas Pelayanan Persalinan hingga Penguatan Posyandu

Lokakarya Mini Lintas Sektor di Tenedagi Bahas Pelayanan Persalinan hingga Penguatan Posyandu

188
0

Deiyai, tiiruu.com — Kabupaten Deiyai melalui Puskesmas Tenedagi menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor pada Selasa, 17 Maret 2026, di ruang rapat puskesmas setempat. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai persoalan kesehatan masyarakat sekaligus merumuskan solusi bersama.

 

Kepala Puskesmas Tenedagi, Rospince Edowai, mengatakan kegiatan ini penting untuk memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kampung, dan masyarakat.

 

“Lokakarya ini bertujuan meningkatkan koordinasi lintas sektor agar pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tenedagi dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

 

Kegiatan tersebut dihadiri kepala kampung dari lima kampung, 25 ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta sejumlah kepala sekolah. Kehadiran unsur pendidikan dinilai penting untuk mendukung berbagai program kesehatan berbasis masyarakat dan sekolah.

 

Dalam forum itu, salah satu isu utama yang dibahas adalah rencana pembukaan layanan persalinan di Puskesmas Tenedagi. Menurut Edowai, layanan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak.

 

Ia menambahkan, keberadaan layanan persalinan di puskesmas akan membantu menekan angka kematian ibu dan bayi. Peserta lokakarya juga menyambut baik rencana tersebut dan menilai layanan kesehatan yang lebih dekat akan sangat membantu masyarakat di kampung-kampung.

 

Selain itu, penguatan kegiatan Posyandu di lima kampung juga menjadi perhatian utama. Para peserta menyatakan komitmen untuk mendukung pelaksanaan Posyandu secara aktif dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan pemerintah daerah.

 

Seorang kepala kampung yang hadir menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan imunisasi, serta peningkatan gizi masyarakat.

 

Dalam pertemuan itu juga dibahas pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kerja puskesmas. Tokoh masyarakat dan tokoh adat menyatakan kesiapan mereka untuk menjaga situasi tetap kondusif demi kelancaran pelayanan kesehatan.

 

“Keamanan lingkungan sangat penting agar pelayanan kesehatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata salah satu tokoh pemuda dalam forum tersebut.

 

Selain isu pelayanan, peserta juga membahas persiapan akreditasi Puskesmas Tenedagi. Seluruh unsur yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui proses akreditasi tersebut.

 

Masyarakat juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh Puskesmas Tenedagi selama ini. Mereka berharap kualitas layanan terus ditingkatkan agar lebih cepat, merata, dan berkualitas.

 

Dukungan serupa datang dari pihak sekolah. Sejumlah kepala sekolah menyatakan kesiapan bekerja sama dengan puskesmas dalam program kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan siswa, penyuluhan, dan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

 

Melalui lokakarya ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara puskesmas, pemerintah kampung, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tenedagi.