Nabire, tiiruu.com – Ketua Dekenat Moni Puncak Keuskupan Timika, Pastor Yance Wadogoubi Yogi, Pr memnyampaikan apresiasinya kepada Bupati Kabupaten Intan Jaya Aner Maisini dan Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya Elias Igapa yang telah melaksanakan banyak terobosan selama merealisasikan 100 hari kerjanya di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.
“Kami bersyukur karena setelah Bupati Kabupaten Intan Jaya Aner Maisini dan Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya Elias Igapa memimpin Pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya, mereka telah melakukan banyak terobosan terobosan dalam merelaisasikan program 100 hari kerjanya, yang berakhir pada hari ini,” katanya kepada tiiruu.com saat ditemui di salah satu café di Nabire, Rabu (23/7/2025).
Yogi menceriterakan bahwa, semenjak terjadi konflik bersenjata sejak 2019-2024 di Kabupaten Intan Jaya pelayanan pemerintah sempat tidak berjalan karena konflik. Bupati Kabupaten Intan Jaya Aner Maisini dan Elias Igapa dilantik pada tanggal 20 Februari 2025. Mereka berdua mulai merapikan dan membenahi sistem pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya, peralahan lahan merealisasikan program-program bupati, merapikan dan mendisiplinkan aparatur Pemerintah Kabupaten Intan Jaya. Tercermin dari terealisasinya program 100 hari kerjanya.
“Karena saat konflik pada tahun 2019 para ASN tidak berkator di Intan Jaya, mengakibatkan pelayanan pemerintah macet, ASN memilih tinggal di perkotaan dan warga mengungsi ke daerah perkotaan. Atas tuntunan Tuhan dan berkat kerja keras bupati dan wakil bupati para ASN dan staf kembali bekerja seperti biasanya melakukan aktivitas mereka di perkantoran membuat situasi Intan Jaya berangsur angsur kondusif, hal ini didukung juga dengan komitmen dari bupati dan wakil bupati yang menetap di Intan Jaya setiap saat kecuali ada perjalanan dinas keluar daerah,”katanya.
Yogi mengapresiasi bupati dan wakil bupati Intan Jaya yang mana telah melakukan terobosan terobosan pembangunan langsung yang berdampak ke masyarakat seperti aliran listrik langsung ke rumah yang berada di Kabupaten Intan Jaya.
“Kami lihat seperti aliran listrik yang mati kini dengan adanya kepemimpinan yang baru bisa mengatasi persoalan listrik di kabupaten Intan Jaya. Sehingga sekarang kami bisa menikmati listrik selama 24 jam di ibu kota kabupaten Intan Jaya,”katanya.
Yogi mengatakan, terobosan yang dilakukan oleh bupati kabupaten Intan Jaya adalah terkait pembangunan infrastruktur lintas kampung dan kabupaten.
“Langkah terobosan dari bupati dan wakil bupati Kabupaten Intan Jaya adalah pembangunan jalan dari kabupaten ke kampung kampung terdekat dan pembangunan jalan atar kabupaten yaitu kabupaten intan Jaya dan Kabupaten Paniai,”Katanya.
Selain itu dalam bidang pendidikan, Yogi mengatakan, bupati juga membuka komunitas Intan Jaya mengajar yang melibatkan tenaga tenaga pengajar anak anak asli daerah setempat yang mengajar anak anak Intan Jaya.
“Hal ini satu langkah positif yang dilakukan agar membenahi pendidikan di kabupaten Intan Jaya,”katanya.
Yogi mengatakan, di awal bulan juli ini bupati Intan Jaya juga telah melakukan pengadaan kendaraan roda dua untuk tukang ojek orang asli Intan Jaya, dan juga ada beberapa mekanik motor mobil yang bupati kirim ke Kabupaten Mimika.
“Bupati membeli motor ini bertujuan untuk melayani masyarakat yang hendak berdatangan di kota kota, kemudian mengangkut masyarakat ke kampung kampung, karena untuk sementra transportasi yang bisa dijangkau adalah kendaraan roda dua,”katanya.
Lanjut Yogi mengapresiasi bupati intan jaya karena melakukan kunjungan kerja ke distrik distrik yang ada di kabupatan Intan Jaya, termasuk juga kampung pagamba yang perbatasan dengan kabupaten Paniai. Untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang ada di perkampungan perkampungan.
“Kami bersama Bupati juga mengunjungi warga masyarakat yang masuk ke daerah Ugimba karena wilayah tersebut dikenal sebagai basis TPNPB. Tetapi Setelah kami kesana ada warga biasa juga yang menetap di kampung Ugimba, meskipun ada TPNPB OPM di kampung ugimba. Kunjungan ke kampung ugimba ini bupati melibatkan kami tokoh agama untuk mendampingi beliau. Ini satu kunjungan yang luar biasa karena tekad dan komitmen bupati untuk melayani masyarakat yang ada di kampung ugimba,”katanya.
Yogi mengatakan, selaku pimpinan dekenat Moni Puncak sangat mengapresiasi kinerja bupati kabupaten Intan Jaya yang mana telah membuka seluruh akses jalan pendidikan, menormalkan pemerintahan di kabupaten Intan Jaya, dan juga kegiatan lain.
“Semoga dengan berakhirnya 100 hari kerja ini baik tokoh perempuan tokoh kepala suku mari kami mendukung program program nyata dari pemerintah daerah yang dikerjakan oleh bupati Kabupaten Intan Jaya. Untuk itu kita sebagai pimpinan gereja juga mengapreasiasi atas tindakan tindakan kebijakan secara utuh diambil alih oleh bupati dan wakil bupati dan ini diambil alih oleh kedua hamba menjawab kerinduan masyarakat,”katanya.
Yogi mengajak agar semua komponen yang ada agar dapat mendukung program kerja dari bapak bupati Intan Jaya disebut daerah konflik tetapi dengan kehadiran pemerintah dengan kehadiran bupati kehadiran kita semua sama sama membangun daerah ini lebih baik lagi.
“Intan Jaya sering disebut sebagi daerah konflik ini dengan kehadiran para bupati dengan kehadiran semua OPD pegawai negeri kehadiran ini akan tercipta damai aman nyaman dan itulah harapan kami setelah 100 hari kerja kira sama sama membangun kabupaten Intan Jaya. Kami mendukung langkah bupati Intan Jaya lanjutkan terus bapak bupati kabupaten Intan Jaya,”katanya.
Reporter : Hengky Yeimo
Editor : –










































