WAMENA,tiiruu.com.– Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Lesman Tabuni, S.KM., M.M., resmi mengakhiri masa tugasnya. Ia mundur dari jabatan Plt Kadinkes dan kembali bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Papua, meninggalkan catatan kinerja anggaran tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Pengunduran diri Lesman disampaikan usai mengikuti apel perdana awal tahun di Kantor Bupati Jayawijaya, Senin (5/1/2026).kemarin Dengan mengenakan seragam dinas lengkap, ia mengikuti apel bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebelum berpamitan kepada Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang hadir.
“Dengan penuh hormat saya pamit dan kembali bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan selama menjalankan amanah di Jayawijaya,” ujar Lesman melalui pesan WhatsApp, Sabtu (05/01/2026).
Lesman menjelaskan, pengunduran dirinya merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah yang telah disampaikan secara lisan sejak Oktober 2025 melalui Inspektur Daerah dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jayawijaya.
Usai apel, Lesman menggelar acara pamitan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dan tenaga kesehatan puskesmas.
Dalam suasana sederhana dan penuh keakraban, ia menyerahkan seluruh aset dinas yang digunakan selama menjabat, mulai dari kunci kendaraan operasional, kunci ruang kepala dinas, hingga laptop inventaris. Acara ditutup dengan doa syukur bersama.
Tinggalkan Warisan Kinerja Positif
Meski masa jabatannya berakhir, Lesman meninggalkan warisan kinerja yang dinilai positif. Sepanjang tahun anggaran 2025, realisasi anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya mencapai 96,14 persen dari total pagu Rp166,01 miliar, menjadi capaian tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Capaian tersebut ditopang oleh penyelesaian seluruh kegiatan kontraktual strategis yang rata-rata mencapai 100 persen, baik secara fisik maupun administrasi keuangan.
Sejumlah proyek penting berhasil dituntaskan, Di antaranya Pembangunan Puskesmas Wamena Kota, Pembangunan Pagar RS Pratama Kimbim, serta Pembangunan Pagar Puskesmas Walaik.
Selain itu, pengadaan obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), serta alat kesehatan melalui sistem e-catalog dan non e-catalog juga terealisasi penuh dengan progres fisik 100 persen.
Dari total pagu anggaran sebesar Rp166.014.175.946, realisasi hingga 19 Desember 2025 tercatat Rp159.611.664.214. Sisa anggaran sekitar Rp6,40 miliar telah direncanakan untuk pembayaran gaji ASN dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada awal Januari 2026.
Menurut Lesman, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dinas Kesehatan Jayawijaya selama delapan bulan masa kepemimpinannya sebagai Plt kepala dinas.
“Kami bekerja secara solid bersama sekretaris dinas, para kepala bidang, kepala seksi, dan seluruh staf. Semangat Dinas Kesehatan Tampil Beda menjadi komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Pesan untuk Pemimpin Daerah
Dalam kesempatan pamit, Lesman juga menyampaikan salam dan doa bagi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya agar terus menjadi pemimpin yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, sebelum menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, dirinya juga dipercaya sebagai anggota tim penyusun Program 100 Hari Kerja Pemerintah Kabupaten Jayawijaya serta Koordinator Tim Survei Pemetaan Masalah Bidang Kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Bupati.
Penunjukan Lesman sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan dilakukan melalui SK Bupati Jayawijaya Nomor 821.2/1506/2025 tanggal 2 Mei 2025, yang kemudian diperpanjang melalui SK Nomor 821.2/72/2025 tanggal 4 Agustus 2025, dengan masa tugas Mei hingga Desember 2025.
“Sebagai putra daerah, saya memilih menyelesaikan tugas hingga akhir tahun anggaran agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan dan seluruh program berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pengunduran diri Lesman Tabuni sekaligus menutup masa kepemimpinannya di Dinas Kesehatan Jayawijaya dengan catatan kinerja signifikan, serta menjadi penanda perbaikan tata kelola dan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. (*)




































