Beranda POLHUKAM Bupati Deiyai Turun Langsung ke Tigi Utara, Pastikan Layanan Dasar Berjalan Optimal

Bupati Deiyai Turun Langsung ke Tigi Utara, Pastikan Layanan Dasar Berjalan Optimal

98
0

Deiyai, tiiruu.com — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja ke wilayah Tigi Utara guna memastikan sektor pendidikan, kesehatan, dan keagamaan berjalan optimal tanpa ada hambatan. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada, Kamis (10/4/2026).

 

Dalam Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perindag, Kabag Perekonomian Setda Deiyai, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem), Kepala Distrik Tigi Barat, serta Kepala Kampung Gakekebo.

 

Bupati Mote bersama dengan rombongan mengawali kunjungannya di Asrama dan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Gakekebo. Pada kesempatan itu Mote mengatakan pihaknya fokus pada pendidikan berpola asrama dan Kesejahteraan Guru. Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera membangun fasilitas pendidikan, termasuk asrama dan STP Totamana.

 

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan, termasuk kepastian pelepasan lahan dari warga pemilik hak ulayat tanah. Kalau  sudah selesai kami siap bangun,” tegasnya.

 

Rombongan bupati kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah sekolah, yakni, SD YPPK Widime, SD YPPGI Gakekebo, SD YPPGI Ibodiyo, SD YPPGI Dokotopa. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan kehadiran tenaga pendidik sekaligus mengumumkan kebijakan baru terkait pembayaran upah guru kontrak.

 

“Jika sebelumnya dibayar enam bulan sekali, kini kami ubah menjadi setiap bulan. Semua guru kontrak wajib memiliki rekening Tabunganku dan harus aktif mengajar,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang disiplin dan berkelanjutan.

 

“Selama kepemimpinan saya saya tekankan agar pendidikan, keagamaan, kesehatan, ekonomi kerakyatan di Deiyai dapat berkembang,”katanya.

 

Mote mengatakan dirinya juga meninjau gereja, dan dirinya memastikan dana hibah tepat sasaran.

 

“Kami rombongan juga mengunjungi sejumlah gereja di Tigi Utara, antara lain, Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi Yagu, Gereja KINGMI Ebenhaezer Dokotopa, Gereja KINGMI Rehobot Ibodiyo,”katanya.

 

Mote mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan yang sebelumnya mendapat bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Deiyai pada tahun 2025.

 

“Saat kami melakukan kunjungan panitia pembangunan gereja turut memaparkan penggunaan dana serta perkembangan pembangunan kepada kami rombongan,”katanya.

 

Seusai mengunjungi gereja Mote mengatakan, dirinya juga melihat sektor kesehatan. Ia  menegaskan kedisiplin tenaga medis adalah kunci utama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

 

“Saya sudah meninjau Puskesmas Gakekebo dan memberikan penegasan kepada tenaga kesehatan, baik ASN maupun tenaga kontrak, agar disiplin dalam memberikan pelayanan. Tenaga kesehatan harus berada di tempat. Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

 

Dihadapan pimpinan OPD dan masyarakat Mote juga berinisiatif mendorong ekonomi masyarakat sehingga, dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyambangi usaha bengkel motor milik putra asli Deiyai.

 

“Saya mendorong sekaligus memberikan motivasi agar tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah,”katanya.

 

Mote mengatakan bahwa, dirinya komitmen untuk memprioritaskan pelayanan dasar. Sehingga dirinya melakukan pemantauan di sejumlah titik.

 

“Jadi kunjungan kerja dengan kehadiran  langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan dasar—pendidikan, kesehatan, dan keagamaan—berjalan optimal, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Tigi Utara. Itu semua tugas saya sebagai bupati,”katanya.

 

Salah seorang Perwakilan siswa kelas III menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah.

 

“Saya apresiasi kehadiran bupati khususnya terkait rencana pembangunan asrama, sekolah, serta pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata rohani,”katanya.