DOGIYAI, tiiruu.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Papua. Atlet karate asal Kabupaten Dogiyai Thomas Gobai berhasil meraih medali emas dalam ajang Turnamen Nasional Open Office Karate SBY Cup XXII yang digelar di Surabaya. Keberhasilan Gobai tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Gobai mengatakan, capaian ini sebagai bukti bahwa anak-anak dari daerah pegunungan Papua mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ini tidak sia-sia. Turnamen nasional Open Office Karate SBY Cup XXII kita meraih medali emas. Ini suatu kebanggaan bagi daerah, bahwa anak daerah juga bisa,” ujar Thomas Gobai dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Gobai, prestasi ini tidak hanya soal kemenangan di arena, tetapi juga menjadi simbol identitas dan perjuangan anak-anak Papua. Ia menyoroti penggunaan noken anggrek yang dikenakan atlet sebagai tanda jati diri budaya Papua di kancah nasional.
Gobai menjelaskan bahwa noken yang tetap tergantung di bahu atlet menjadi simbol bahwa “anak gunung” mampu tampil, bahkan tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga berkembang menjadi wasit dan pelatih di tingkat nasional.
Secara tidak langsung, Gobai mengatakan keberhasilan ini lahir dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi dari para atlet, meskipun berasal dari daerah dengan keterbatasan fasilitas.
“Anak gunung bisa menjadi wasit dan juga pelatih tingkat nasional,” katanya menegaskan.
Gobai memberikan pesan motivasi kepada para atlet agar terus menjaga semangat dan tidak cepat puas dengan pencapaian yang diraih saat ini.
“Terus maju, jaga semangatmu, dan selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Gobai berharap prestasi ini menjadi pemicu bagi generasi muda Papua, khususnya di Dogiyai, untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang olahraga.
“Saya harap dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,”katanya.









































