Nabire, tiiruu.com – “Pemprov Papua Tengah lebih leluasa memanfaatkan bandara lama, sebagaimana telah dirancang untuk dijadikan pusat perekonomian, pembangunan rumah sakit dan program lainnya yang nantinya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Papua Tengah,” Hal itu disampaikannya Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik usai melakukan MoU dengan Kementerian Perhubungan RI terkait hibah bandara lama Nabire, Kamis (16/1/2025) pecan lalu.
Damanik mengatakan, penandatanganan berita acara bukan sekadar formalitas administratif. Melainkan komitmen untuk melanjutkan pekerjaan yang lebih besar di masa depan.
“Dari MoU ini dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan pelayanan public di Provinsi Papua Tengah ke depan,” katanya.
Damanik mengatakan, kolaborasi menjadi kata kunci untuk terselenggaranya pemerintahan moderen di barengi dengan komitmen bersama.
“Diharapkan semua pihak bisa menjalin komunikasi, kerja sama dan kolaborasi yang baik demi tercapainya tujuan bersama, Papua Tengah yang maju dan modern,”katanya.
Salah seorang warga Nabire Elvira mengapresiasi adanya komitmen pemerintah untuk bangun pusat sentra ekonomi.
“Sebagai warga Papua tengah saya harap agar di pusat perekonomian itu nanti jangan lupa untuk prioritaskan ekonomi orang asli Papua,”katanya. (*)
Reporter : Hengky Yeimo
Editor : –










































