Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah Ikuti Survei Kampung Nelayan Merah Putih,...

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah Ikuti Survei Kampung Nelayan Merah Putih, Dorong Program Inovatif untuk Nelayan OAP

355
0

Nabire, tiiruu.com – Wakil Ketua DPR Papua Tengah, John Gobai, mengikuti kegiatan survei bersama pemerintah daerah terkait rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

 

Dalam keterangannya kepada media ini pada, Sabtu (7/3/2026) Gobai mengatakan bahwa program tersebut menjadi peluang penting bagi daerah untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal, khususnya bagi nelayan Orang Asli Papua (OAP).

 

“Kami hari ini ikut bersama pemerintah daerah melakukan survei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan,” kata Gobai.

 

Gobai menegaskan bahwa pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, perlu memiliki program-program inovatif yang mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di daerah. Menurutnya, pembangunan kampung nelayan dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Papua.

 

Gobai menjelaskan bahwa sejak dua tahun lalu dirinya telah menyampaikan gagasan tentang pentingnya pembangunan kampung nelayan bagi masyarakat nelayan Orang Asli Papua. Ia bahkan telah mengusulkan agar program tersebut dapat direalisasikan di wilayah Papua Tengah.

 

“Saya sudah bicara dua tahun lalu tentang pentingnya pembangunan Kampung Nelayan bagi nelayan OAP di Papua. Waktu itu saya juga mengusulkan agar konsep ini dibangun di Papua Tengah,” ujarnya.

 

Gobai  juga berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendorong program-program yang mendukung ketahanan ekonomi masyarakat, termasuk pembangunan kampung nelayan maupun pengembangan lumbung pangan lokal.

 

Menurut Gobai, upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

 

Gobai juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap niat baik untuk kepentingan masyarakat pada akhirnya akan menemukan jalan untuk diwujudkan.

 

“Saya selalu percaya ada orang Samaria yang baik hati. Semua akan menjadi indah pada waktunya. Tuhan Maha Besar dan Bunda Maria selalu membuka jalan bagi niat baik demi masyarakat,” ungkapnya.

 

Gobai mengatakan, Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Program ini bertujuan membangun kawasan perikanan yang modern, produktif, dan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,”terangnya.

Gobai mengatakan bahwa, pemerintah menargetkan pembangunan ratusan kampung nelayan di berbagai daerah Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekonomi maritim nasional.

“Pada tahap awal, puluhan lokasi telah ditetapkan untuk pembangunan kampung nelayan yang dilengkapi sarana produksi, infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat nelayan,”katanya.

 

Bahkan secara nasional, kata Gobai pemerintah menargetkan pembentukan lebih dari seribu Kampung Nelayan Merah Putih dalam beberapa tahun ke depan guna meningkatkan produksi perikanan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat pesisir.

 

Gobai berharap Papua Tengah dapat menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan prioritas pembangunan program tersebut, mengingat besarnya potensi perikanan serta kebutuhan peningkatan kesejahteraan nelayan di wilayah Papua.

 

“Papua memiliki potensi laut yang sangat besar. Karena itu, program Kampung Nelayan Merah Putih perlu didorong agar benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat nelayan Papua,” tutupnya.