Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Satu Tahun Kepemimpinan Melkianus Mote–Ayub Pigome, Pemerintah Tegaskan Semangat “Enaimoo Ekowai” Bangun...

Satu Tahun Kepemimpinan Melkianus Mote–Ayub Pigome, Pemerintah Tegaskan Semangat “Enaimoo Ekowai” Bangun Kabupaten Deiyai

191
0

Waghete, tiiruu.com — Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai periode 2025–2030, Melkianus Mote dan Ayub Pigome, genap satu tahun menjalankan pemerintahan sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Memasuki tahun pertama kepemimpinan, pemerintah daerah menegaskan komitmen pembangunan melalui semangat Enaimoo Ekowai atau bekerja bersama sebagai fondasi kemajuan daerah.

 

Bupati Deiyai Melkianus Mote mengatakan semangat Enaimoo Ekowai merupakan landasan utama pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.

 

“Kami percaya kemajuan Deiyai hanya dapat terwujud jika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama. Enaimoo Ekowai bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kerja nyata untuk kesejahteraan bersama,” kata Mote dalam keterangan yang diterima tiiruu, Jumat (20/2/2026).

 

Bupati Mote menjelaskan, pemerintah daerah memprioritaskan program rehabilitasi perumahan bagi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan inovasi pembangunan di berbagai sektor. Menurut dia, pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi di Deiyai.

 

Mote juga menegaskan semangat “buktikan kerja dulu” sebagai prinsip kepemimpinannya. Ia menilai kepercayaan publik harus dibangun melalui hasil nyata, bukan sekadar janji.

 

Mote berharap masyarakat terus mengawal dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Pemerintah menilai keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga.

 

“Dengan memasuki tahun kedua masa kepemimpinan, pemerintah daerah menyatakan akan memperkuat program prioritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Deiyai yang maju, aman, dan sejahtera,”katanya.

 

 

Sementara itu, Wakil Bupati Ayub Pigome menyampaikan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat tata kelola birokrasi yang berorientasi pada kinerja dan pelayanan masyarakat.

 

“Pemerintah hadir untuk melayani. Karena itu, aparatur sipil negara harus bekerja profesional, responsif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujar Pigome.

 

Selain pembangunan fisik dan penguatan pelayanan, pemerintah daerah juga menjalankan program strategis “Deiyai Bersih dan Aman”. Program ini diwujudkan melalui pembentukan Pasukan Hijau yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan, menata wilayah, serta menciptakan suasana kota yang aman dan nyaman.

 

Menurut Pigome, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan ruang hidup yang sehat dan tertib bagi masyarakat.