Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Senator DPD RI Minta Pembangunan Gudang Koperasi Merah Putih Libatkan KAPP Papua...

Senator DPD RI Minta Pembangunan Gudang Koperasi Merah Putih Libatkan KAPP Papua Tengah

162
0

Nabire, tiiruu.com – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Eka Kristina Murib Yeimo, menegaskan bahwa pembangunan gudang Koperasi Merah Putih di sejumlah kampung pada delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah harus melibatkan pengusaha asli Papua melalui Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua Tengah.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Eka Yeimo saat menghadiri kegiatan pelantikan Ketua KAPP Kabupaten Puncak, Des Murib, yang berlangsung di Hotel Gest, Kabupaten Nabire, pada 2 Maret 2026.

 

Dalam kesempatan itu, Yeimo mengatakan pemerintah daerah perlu memberi ruang dan kesempatan kepada pengusaha asli Papua untuk terlibat langsung dalam berbagai program pembangunan ekonomi, termasuk pembangunan gudang koperasi yang sedang direncanakan pemerintah.

 

“Kami berharap pembangunan gudang Koperasi Merah Putih di kampung-kampung yang ada di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah harus menggandeng KAPP sebagai representasi pengusaha asli Papua,” kata Eka dalam keterangannya.

 

Menurut Yeimo, keterlibatan pengusaha Papua sangat penting agar pembangunan ekonomi di daerah tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal secara nyata.

 

Yeimo menambahkan, aspirasi tersebut juga telah disampaikannya kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dalam forum resmi di tingkat nasional.

 

Yeimo menjelaskan bahwa dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta, dirinya menekankan pentingnya pelibatan pengusaha lokal dalam setiap program pembangunan yang berkaitan dengan koperasi dan ekonomi kerakyatan.

 

“Saya sudah sampaikan langsung kepada Menteri Koperasi saat rapat kerja bersama Komite IV di Kantor DPD RI Senayan bahwa pembangunan gudang koperasi harus melibatkan pengusaha Papua yang ada di tiap provinsi,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Yeimo menilai keberadaan KAPP sebagai wadah pengusaha asli Papua dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendorong kemandirian masyarakat di kampung-kampung.

 

Yeimo berharap pemerintah daerah di delapan kabupaten di Papua Tengah dapat menjadikan KAPP sebagai mitra dalam pelaksanaan pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.

 

“Kita ingin pembangunan ekonomi ini benar-benar berpihak kepada masyarakat Papua, termasuk memberi ruang bagi pengusaha Papua untuk berkembang dan terlibat dalam proyek pembangunan di daerahnya sendiri,” kata Eka.

 

Kegiatan pelantikan pengurus KAPP Kabupaten Puncak tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengusaha lokal, serta perwakilan pemerintah daerah yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran pengusaha asli Papua dalam pembangunan daerah.