Beranda EKONOMI BPC HIPMI Dogiyai Promosikan Tiga Produk Kopi Arabika Lokal dalam Festival Kopi...

BPC HIPMI Dogiyai Promosikan Tiga Produk Kopi Arabika Lokal dalam Festival Kopi Nabire

14
0

NABIRE, TIIRUU.com – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Dogiyai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya petani kopi Arabika lokal, melalui promosi tiga produk unggulan Kabupaten Dogiyai dalam Festival Kopi Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Tiga produk kopi yang diperkenalkan kepada masyarakat dalam festival tersebut adalah Kopi P5 Moanemani, Kopi Modio, dan Kopi Idakebo. Ketiganya menjadi representasi potensi kopi Arabika lokal Dogiyai yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah.

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Dogiyai, Martinus Dogomo, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam Festival Kopi Nabire merupakan bentuk dukungan nyata terhadap petani kopi lokal sekaligus upaya memperluas promosi produk kopi asal Dogiyai.

Menurut Martinus, promosi kopi tidak cukup hanya dengan memperkenalkan hasil panen, tetapi perlu dilakukan melalui penyajian produk siap konsumsi agar masyarakat dapat mengenal dan menikmati langsung cita rasa kopi Arabika Dogiyai.

“Kami ingin memperkenalkan kopi Arabika Dogiyai kepada masyarakat luas. Melalui Festival Kopi Nabire ini, pengunjung tidak hanya melihat produk yang kami bawa, tetapi juga bisa menikmati langsung seduhan Kopi P5 Moanemani, Kopi Modio, dan Kopi Idakebo,” ujar Martinus.

Ia menjelaskan, penyediaan layanan seduh kopi menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan produk petani kepada konsumen. Dengan demikian, masyarakat dapat mengenal karakter dan cita rasa kopi lokal sekaligus mengetahui potensi perkebunan kopi yang dimiliki Kabupaten Dogiyai.

Martinus menilai kopi Arabika Dogiyai memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Namun, potensi tersebut perlu didukung melalui promosi berkelanjutan, penguatan kualitas produk, serta kerja sama antara petani, pengusaha muda, dan pelaku pemasaran.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan HIPMI dalam kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penjualan produk, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha kopi lokal yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap tiga produk kopi ini semakin dikenal masyarakat. Kami juga ingin membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak agar kopi Dogiyai dapat berkembang, memiliki nilai tambah, dan memberikan manfaat langsung bagi para petani,” katanya.

Melalui partisipasi dalam Festival Kopi Nabire, BPC HIPMI Kabupaten Dogiyai berharap Kopi P5 Moanemani, Kopi Modio, dan Kopi Idakebo tidak hanya dikenal di wilayah Papua Tengah, tetapi juga mampu menembus pasar regional hingga nasional.

“Promosi tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat posisi petani kopi lokal dalam rantai ekonomi daerah, sehingga kopi Arabika Dogiyai tidak hanya menjadi hasil perkebunan masyarakat, tetapi juga produk unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian pengusaha lokal,”katanya.