Beranda POLHUKAM TPNPB KODAP XVI Yahukimo Klarifikasi, Sebut Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan...

TPNPB KODAP XVI Yahukimo Klarifikasi, Sebut Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggota Batalyon Yamue

115
0
Oplus_16908288

YAHUKIMO, TIIRUU – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) menyampaikan klarifikasi terkait penangkapan dua pemuda, yakni Nisel Payage dan Meno Heluka, yang sebelumnya dituduh sebagai anggota TPNPB KODAP XVI Yahukimo, Batalyon Yamue.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Kamis (29/10/2026), berdasarkan laporan resmi Komandan Operasi Batalyon Yamue TPNPB KODAP XVI Yahukimo, Mayor Dejang Heluka.

Dalam siaran pers itu disebutkan, Meno Heluka ditangkap pada 23 Februari 2026, sedangkan Nisel Payage ditangkap pada 22 September 2026. Keduanya ditangkap di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada waktu yang berbeda.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyatakan bahwa kedua pemuda tersebut bukan bagian dari keanggotaan TPNPB KODAP XVI Yahukimo, khususnya Batalyon Yamue.

Mayor Dejang Heluka menegaskan bahwa berdasarkan daftar keanggotaan resmi Batalyon Yamue, tidak ditemukan nama Nisel Payage maupun Meno Heluka.

“Sesuai dengan daftar nama-nama anggota TPNPB Batalyon Yamue, tidak adanya nama Nisel Payage dan Meno Heluka dalam daftar anggota kami. Mereka bukan anggota TPNPB Yahukimo, Batalyon Yamue. Kami juga tidak mengenal kedua orang atas nama Meno Heluka dan Nisel Payage,” demikian pernyataan Mayor Dejang Heluka sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang diterima tiiruu, Sabtu (31/10/2026).

Lebih lanjut, Mayor Dejang menyampaikan bahwa klarifikasi ini perlu disampaikan secara terbuka agar diketahui keluarga kedua pemuda, masyarakat Yahukimo, serta masyarakat Papua pada umumnya.

Menurutnya, apabila kedua orang tersebut benar merupakan anggota TPNPB Batalyon Yamue, pihaknya akan mengakui keanggotaan mereka. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan, keduanya tidak tercatat sebagai anggota satuan tersebut.

“Jika mereka benar anggota kami, maka kami akan mengakui itu. Namun, mereka bukan anggota TPNPB KODAP XVI Yahukimo, Batalyon Yamue,” demikian penegasan dalam siaran pers tersebut.

Melalui klarifikasi ini, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyampaikan bahwa keterangan tersebut merupakan pernyataan resmi dari Komandan Operasi Batalyon Yamue untuk meluruskan informasi mengenai status kedua pemuda yang ditangkap.

Siaran pers tersebut disampaikan oleh Sebby Sambom selaku Juru Bicara TPNPB-OPM, atas nama Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB.