Beranda LINGKUNGAN Kali Oneibo Muara Danau Tigi, Warga Deiyai Imbau Pengunjung Jaga Kebersihan

Kali Oneibo Muara Danau Tigi, Warga Deiyai Imbau Pengunjung Jaga Kebersihan

759
0

Deiyai, tiiruu.com Salah satu Intelektual muda Deiyai, Derius Pekei mengatakan, warga Kampung Oneibo dan sekitarnya mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan Kali Oneibo yang merupakan muara dari Danau Tigi.

 

“Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga di lokasi tersebut akibat musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Deiyai dalam satu bulan terakhir,”katanya kepada tiiruu.com, Selasa (10/2/2026).

 

Pekei mengatakan, musim kemarau berkepanjangan menyebabkan sejumlah sumber air di berbagai kampung mengalami kekeringan.

 

“Kondisi ini membuat warga memanfaatkan Kali Oneibo sebagai sumber air alternatif untuk mandi, mencuci, serta kebutuhan sehari-hari lainnya. Namun, meningkatnya jumlah pengunjung turut menimbulkan persoalan lingkungan. Sampah organik dan non-organik, serta limbah ludah pinang, mulai terlihat menumpuk di sekitar aliran kali hingga menuju muara,”katanya.

 

Pekei, mengatakan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh masyarakat karena berpotensi mengganggu aliran air dan ekosistem Danau Tigi.

 

“Kali Oneibo adalah muara dari Danau Tigi. Jika sampah terus dibuang sembarangan, muara berpotensi tersumbat dan dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya

 

 

Pekei menjelaskan bahwa warga pemilik hak ulayat di sekitar kali selama ini harus secara rutin membersihkan sampah yang terbawa arus agar tidak menumpuk di bagian muara.

 

“Sebagai langkah pencegahan, warga menetapkan sejumlah larangan bagi setiap pengunjung yang datang ke Kali Oneibo, antara lain tidak membuang sampah, tidak meludah pinang, tidak mengonsumsi minuman keras, serta tidak mencuci kendaraan di area kali,”katanya.

 

Menurut Pekei, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama karena keberlangsungan hidup manusia memiliki keterkaitan erat dengan alam.

 

“Jika kita menjaga alam dengan baik, maka alam juga akan menjaga kita. Kehidupan manusia dan alam tidak dapat dipisahkan,” katanya.

 

Pekei berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat tumbuh sehingga Kali Oneibo tetap terjaga sebagai sumber kehidupan sekaligus bagian penting dari ekosistem Danau Tigi.

 

“Karena kalau kita biarkan bisaenjadi malapetaka bagi kita sendiri. Sehingga saya mengajak untuk kita mencegah agar tidak rusak,”katanya.