Beranda OLAHRAGA Ketua Harian KONI Papua Pegunungan Berharap Pengurus di 8 Kabupaten Yang Terpilih...

Ketua Harian KONI Papua Pegunungan Berharap Pengurus di 8 Kabupaten Yang Terpilih Harus Paham Olahraga

115
0
Ketua Harian KONI Papua Pegunungan, Paul Wetipo

WAMENA,tiiruu.com– Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di delapan kabupaten se-Papua Pegunungan diminta tidak asal pilih dalam menyusun struktur organisasi.

Ketua Harian KONI Papua Pegunungan, Paul Wetipo, menegaskan bahwa figur yang diusulkan harus benar-benar memahami dunia olahraga dan mampu bekerja secara profesional, bukan sekadar karena kedekatan atau kepentingan tertentu.

Penegasan itu disampaikan Paul saat pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang telah memasuki hari pertama di Wamena.

Ia menilai, penguatan kapasitas pengurus menjadi langkah awal membangun organisasi yang solid dan terukur.

“Ini (Bimtek) wujud keseriusan kami agar seluruh pengurus bekerja sesuai tupoksi. Terutama para Ketua Bidang harus benar-benar memahami perannya,” ujarnya di Wamena, Senin, (23/02/2026).

Menurut Paul, Bintek menjadi strategi penting untuk memastikan 10 bidang yang telah dibentuk dalam struktur organisasi memahami tugas dan fungsi masing-masing sesuai aturan yang telah dilakukan KONI Provinsi.

Ia mengaku bersyukur agenda berjalan lancar dan akan berlanjut pada hari berikutnya. Pasca Bimtek, Kata Wetipo KONI Papua Pegunungan akan melanjutkan pembentukan dan penataan KONI di tingkat kabupaten.

Tahapan verifikasi seluruh cabang olahraga (cabor) juga akan dilakukan sebelum pelaksanaan Musyawarah Olahraga (Musor).

Radiogram terkait tahapan tersebut telah disampaikan kepada delapan kabupaten dan kini sedang ditindaklanjuti oleh Wakil Ketua I dan II.

Paul berharap para bupati di delapan kabupaten memberi dukungan penuh agar proses pengusulan pengurus berjalan profesional dan objektif.

“Kita bicara olahraga, jadi yang diusulkan harus orang-orang yang paham olahraga dan punya komitmen membangun, bukan karena kedekatan atau kepentingan lain,” tegasnya.

Ia optimistis, jika penataan organisasi rampung tahun ini, maka ke depan KONI Papua Pegunungan dapat lebih fokus pada pembinaan atlet dan koordinasi cabang olahraga demi peningkatan prestasi daerah di tingkat nasional, (*).