Beranda ADVERTORIAL Bupati Deiyai Dukung Terselenggaranya Rapat Kerja Daerah I Pemuda Katolik Papua Tengah 

Bupati Deiyai Dukung Terselenggaranya Rapat Kerja Daerah I Pemuda Katolik Papua Tengah 

295
0

Nabire, tiiruu.com – Bupati Kabupaten Deiyai Melkianus Mote mengatakan bahwa dirinya mendukung terselenggaranya Rakerda I Pemuda Katolik Papua Tengah. Namun dirinya tidak dapat menghadiri rapat Kerja Daerah I Pemuda Katolik Papua Tengah. Hal itu disampaikan saat ditemui di Waghete, Jumat, (10/4/2026).

 

Rapat kerja perdana akan diselenggarakan pada tanggal 24-25 April 2026 di Nabire Papua Tengah. Panitia Penyelenggara memasung thema kegiatan, Thema “Meningkatkan Mitra Dengan Pemerintah” dengan sub thema ” Bersama-Sama Bersolidaritas dan Menetapkan Langkah Strategis”.

 

Saat dijumpai di Waghete Bupati Mote membeberkan alasannya tidak hadir dalam Rakerda I Pemuda Katolik Papua Tengah. Namun, ia mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

“Tugas saya banyak sehingga saya tidak akan menghadiri Rakerda I Pemuda Katolik Papua Tengah yang akan diselenggarakan di Nabire. Tetapi pada prinsipnya saya mendukung terselenggaranya Rakerda I Pemuda Katolik Papua Tengah,”katanya.

 

Mote mengatakan, pemuda gereja manapun termasuk pemuda masjid adalah mitra kerja pemerintah daerah. Ia, meminta untuk pemuda dapat berpartisipasi dalam kegiatan pemerintah.

 

“Saya harap agar Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kabupaten Deiyai dapat berpartisipasi mengambil bagian dalam kegiatan kegiatan pemerintah seperti 17-an Agustus mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan karena jumlah pemuda Katolik di Deiyai begitu banyak,”katanya.

 

Mote berharap agar dalam Rapat Kerja Daerah I Pemuda Katolik Papua Tengah dapat menjadi pintu masuk untuk merumuskan kerja kerja strategis Pemuda Katolik dan Pemerintah.

 

“Pemuda Katolik harus membangun sinergi dengan siapapun termasuk pemerintah masyarakat kecil untuk merealisasikan visi dari organisasi tersebut,”katanya.

 

Mote berpesan untuk melakukan rapat Kerja mendiskusikan hal hal menjadi kebutuhan Papua Tengah dan 8 kabupaten di Papua Tengah.

 

“Saya harap bahwa pemuda kedepankan intelektulitasnya menyusun program kerja yang mudah dilaksanakan, jangan terlalu banyak juga, jangan terlalu sedikit program yang dirumuskan, hasilkan program konkret yang bisa menolong masyarakat kecil,”katanya.