Beranda PENDIDIKAN/KESEHATAN Kepala Kampung Yogonima Beri Beasiswa untuk 4 Mahasiswa ISBI Tanah Papua Demi...

Kepala Kampung Yogonima Beri Beasiswa untuk 4 Mahasiswa ISBI Tanah Papua Demi Pendidikan Adat

372
0

WAMENA,tiiruu.com – Komitmen membangun pendidikan berbasis adat di Lembah Hugulama ditunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kampung Yogonima, Patris Itlay. Ia memberikan bantuan hibah pendidikan kepada empat mahasiswa Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua di Jayapura.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Holim Hisage, Felex Walilo, Seldi Walilo, dan Edo Walalua. Mereka berasal dari Distrik Itlay Hisage dan Distrik Siepkosi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Holim Hisage berasal dari Kampung Lukaken, Distrik Itlay Hisage. Sementara Felex Walilo dan Seldi Walilo dari Kampung Sekan, serta Edo Walalua dari Kampung Sekan Dalam, Distrik Siepkosi.

Bantuan senilai Rp 2.000.000 tersebut diserahkan melalui utusan khusus Kepala Kampung, Meki Hisage, di Kantor Veritas Law, Waena, Kota Jayapura, Minggu (05/10/2026).

Yang menarik, secara administratif keempat mahasiswa itu bukan warga Kampung Yogonima. Namun Patris Itlay tetap membantu atas dasar tanggung jawab moral.

Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari orientasi pembangunan kampung berbasis pendidikan adat di Hugulama, sekaligus merealisasikan kerja sama antara Kampung Yogonima dengan ISBI Tanah Papua. Langkah ini juga sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Bila dilihat dari aspek administrasi kampung, memang mereka bukan dari Yogonima, tetapi saya dukung karena mereka dapat rekomendasi dari Sekolah Adat Hugulama. Sekolah Adat Hugulama mulai dibuka dari Kampung Yogonima, maka saya memberikan bantuan dengan tanggung jawab moral,” ujar Patris Itlay.

Bantuan tersebut akan digunakan mahasiswa untuk kebutuhan kuliah seperti buku, pulpen, dan perlengkapan studi lainnya.

Mewakili rekan-rekannya, Edo Walalua menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku bantuan itu sangat berarti dan tak terduga.

“Terima kasih banyak Bapak Kepala Kampung Yogonima, karena kami menerima bantuan dari Bapak. Kami akan gunakan uang ini untuk beli buku, pulpen, dan lainnya. Kami akan buat laporan dan akan kirim kepada Bapak Kepala Kampung,” kata Edo. (*).