Beranda PAPUA PEGUNUNGAN SMK Negeri 2 Agrobisnis dan Agroteknologi Lanny Jaya Lepas 25 Siswa Angkatan...

SMK Negeri 2 Agrobisnis dan Agroteknologi Lanny Jaya Lepas 25 Siswa Angkatan III

30
0

 

TIOM,tiiruu.com – SMK Negeri 2 Agrobisnis dan Agroteknologi Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, resmi menggelar acara perpisahan dan penamatan bagi 25 siswa-siswi angkatan ketiga tahun ajaran 2025/2026.

Acara yang berlangsung pada 5 April itu dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, kepala kampung, orang tua/wali murid, serta para guru. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan mengusung tema “Taburlah Gagasan, Petiklah Perubahan, dan Raihlah Impian Masa Depan.”

Sebanyak 25 siswa dinyatakan lulus setelah mengikuti ujian akhir, terdiri dari 14 siswa Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan 11 siswa dari Program Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH).

Kepala SMK Negeri 2, Resmin Kogoya, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah serta membangun karakter sebagai bekal utama dalam kehidupan.

“Jaga almamater dan tunjukkan bahwa lulusan SMK Negeri 2 tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan takut akan Tuhan. Karakter adalah ijazah seumur hidup,” ujarnya, Rabu, (06/05/2026).

Ia juga mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang agrobisnis dan agroteknologi serta berkontribusi membangun daerah.

“Kalian berasal dari tanah ini, maka bangunlah di tanah ini. Jadilah terang dan garam di tengah masyarakat, serta jadilah petani modern untuk Lanny Jaya, Papua, dan Indonesia,” tambahnya.

Resmin turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka selama tiga tahun.

“Kami kembalikan anak-anak ini kepada orang tua dengan penuh syukur. Selama ini kami mendidik mereka dengan hati dan doa,” katanya.

Ia juga berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan dan suatu saat kembali mengabdi sebagai tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Lanny Jaya, Agupur Wenda, menekankan pentingnya iman dan tanggung jawab dalam menuntut ilmu.

“Ilmu yang tinggi harus disertai takut akan Tuhan. Tanpa itu, seseorang tidak akan mampu membangun daerahnya dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk menghargai pengorbanan orang tua serta menggunakan kesempatan pendidikan dengan bijak.

“Ingat orang tua dan guru yang telah mendidik kalian. Gunakan setiap kepercayaan dan biaya dari orang tua dengan baik, jangan disia-siakan,” pesannya.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya, baik melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan keterampilan di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang agrobisnis dan teknologi di Kabupaten Lanny Jaya. (*).