Beranda SENI BUDAYA Pembangunan Gereja Katolik St.Paulus Obaikagopa Paroki Bomomani Keuskupan Timika, didukung Umat dari...

Pembangunan Gereja Katolik St.Paulus Obaikagopa Paroki Bomomani Keuskupan Timika, didukung Umat dari Gereja Kristen Wogey, Mapiha

717
0
Umat gereja Katolik Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria Kampung Obaikagopa, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah saat menyaksikan peletakan batu pertama pembagunan gedung gereja Katolik Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria, pada Rabu, (06/11/2024).
Umat gereja Katolik Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria Kampung Obaikagopa, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah saat menyaksikan peletakan batu pertama pembagunan gedung gereja Katolik Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria, pada Rabu, (06/11/2024).

Nabire, tiiruu.com – Kepala Kampung Obaikagopa Moses Iyai mengatakan, peletakan batu pertama pembagunan gedung gereja Katolik Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria, pada Rabu, (06/11/2024). Pembangunan gedung gereja didukung oleh umat kampung Obaikagopa sebagai wujud dari solidaritas kekeluargaan dan tentunya sebagai semangat kerjasama antara dua dusun yang telah terjalin lama.

 

“Sebagai kepala kampung tentunya saya mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan antar umat dan katolik St Paulus Obaikagopa. Kebersamaan seperti ini penting. Kita harus bersatu dalam situasi apapun dan kapanpun sebagaimana kami hidup rukun dan damai antara warga kampung sekian lamanya,”katanya kepada wartawan tiiruu.com melalui layanan watshap, Jumat (15/11/2024).

 

Iyai mengatakan, meski pembangunan gereja terus berjalan, namun umat setempat masih membutuhkan uluran tangan dari pemerintah daerah.

 

“Umat Obaikagopa dan Jemaat Sion Wogey mereka masih berharap kepada Pemerintah Propinsi Papua Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai untuk dapat membantu bahan bangunan yang dibeli dengan menggunakan uang, Semen, Daunsen, Paku, kayu balok papan serta berbagi macam kebutuhan lainnya, agar diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, demi kemajuan ian di kampung ini,”katanya.

 

Iyai mengatakan, semangat umat untuk membangun Rumah Allah Semoga Bait suci yang bersemayam dalam diri kita dapat terbangun lebih kokoh dan megah di bandingkan pembangunan gedung gereja yang ada ini.

 

“Untuk itu dengan memanjatkan puji syukur kehadirat tuhan yang masaha kuasa yang meletakkan batu pertama Gereja Katolik stasi Obaikagopa, Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani,” katanya.

 

Pelepasan Tanah Untuk Gereja Gratis

 

Sementara itu pemilik hak ulayat setempat yang juga sekertaris pembangunan gedung gereja, Kristian Frans Magai mengatakan bahwa, pihaknya dengan sukarela melepaskan tanah adat untuk pembangunan gedung gereja Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria.

 

“Kami serahkan tanah sekitar dua hektar lebih untuk pembangunan gedung gereja sekaligus dengan halaman gereja yang akan dipakai paroki setempat untuk pengembangan serta pembinaan pembinaan umat setempat,”kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih itu.

 

Magai mengatakan, tanah yang digunakan untuk pembangunan gedung gereja Stasi St. Paulus Obaikagopa Paroki Maria itu telah diberikan memang oleh orang orang tua kami di kampung Obaikagopa untuk para misionaris kala itu.

 

“Kami sebagai generasi muda melanjutkan harapan dan wejangan para tetua kami dikampung, bahwa tanah seluas dua hektar itu harus diperuntukan untuk pembangunan gedung gereja untuk melayani umat setempat, jadi kami berikan lokasi tersebut untuk pembangunan gedung gereja tanpa pungut biaya” katanya.

 

 

Untuk sekedar diketahui bahwa dalam acara peresmian tersebeut  turut hadir Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Kepala Distrik Mapia Yohanes Butu, Amd., Sos, Pastor Paroki, Dewan Paroki, para Pewarta Paroki serta umat Katolik dan Jemaat Kingmi Papua dan Umat setempat.