Deiyai, Tiiruu.Com-Tiga pemerintah daerah di wilayah Meepago, yakni Kabupaten Deiyai, Dogiyai dan Paniai, menyerahkan sertifikat tanah kepada PLN sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.
Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (5/10/2026) pagi.
Mewakili tiga pemerintah daerah, Bupati Deiyai Melkianus Mote melakukan penandatanganan sekaligus menyerahkan sertifikat tanah kepada pihak PLN.
Dalam kesempatan tersebut, Mote menegaskan keinginannya agar pelayanan listrik dapat menjangkau seluruh rumah masyarakat di Kabupaten Deiyai.
“Saya mau semua rumah di Deiyai harus masuk listrik. Karena mesin PLN itu ada di Deiyai,” tegas Melkianus Mote.
Menurut Mote, tanah yang sertifikatnya diserahkan kepada PLN tersebut telah dibeli pemerintah daerah beberapa waktu sebelumnya.
“Hari ini kami lakukan penyerahan sertifikat tanah Pemda Deiyai, Dogiyai dan Paniai. Tanahnya kami sudah beli beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Minta PLN Tingkatkan Pelayanan
Mote berharap kepastian legalitas tanah tersebut dapat mendukung PLN dalam meningkatkan sarana maupun pelayanan kelistrikan untuk masyarakat di tiga kabupaten.
“Kami berharap dengan adanya sertifikat ini, agar PLN bisa menambah segala hal,” katanya.
Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan bahan bakar untuk operasional pembangkit listrik di Deiyai. Menurutnya, PLN perlu memiliki stok bahan bakar yang cukup sebagai langkah antisipasi ketika distribusi terganggu akibat longsor maupun kondisi lainnya.
“Bahan bakar harus selalu tersedia di Deiyai. Agar bisa mengantisipasi satu atau dua minggu jika terjadi longsor ataupun hal lain,” pintanya.
Pemda Dukung Rencana Pembangunan PLTS
Selain pelayanan listrik yang sudah berjalan, Bupati Mote mengungkapkan adanya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Untuk mendukung rencana tersebut, ia mengajak masyarakat yang memiliki lahan dalam luasan yang dibutuhkan agar dapat mendukung penyediaan tanah bagi PLN.
“Kami juga meminta kepada masyarakat Deiyai, siapa yang punya tanah 10 hektare agar bisa lepas ke PLN. Karena PLN rencana mau bangun PLTS. Hal ini sangat baik untuk warga di tiga kabupaten,” ungkapnya.
Menurut Mote, pembangunan PLTS akan menjadi langkah positif untuk memperkuat ketersediaan energi sekaligus meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Deiyai, Dogiyai dan Paniai.
PLN: Bukan Sekadar Penyerahan Administrasi
Sementara itu, Manager PLN UP3 Nabire, Paulinus Mahuse, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Deiyai, Dogiyai dan Paniai atas dukungan yang diberikan kepada PLN.
“Terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari tiga kabupaten, Dogiyai, Deiyai dan Paniai,” kata Mahuse.
Ia menegaskan bahwa penyerahan sertifikat tanah tersebut tidak hanya memiliki makna administratif. Menurutnya, langkah itu menunjukkan adanya kolaborasi nyata antara PLN dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan listrik kepada masyarakat.
“Hari ini bukan hanya penyerahan sebatas administrasi semata. Ini kolaborasi dan kerja nyata dalam menghadirkan pelayanan listrik kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.
Mahuse menambahkan, listrik telah menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, dukungan dan kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah akan dijaga serta dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan pelayanan.
“Listrik ini kebutuhan utama warga. Maka itu, kami akan jaga amanah ini,” pungkasnya.











































