Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Senin Besok Ada Transportasi Udara Maupun Laut Ke Kapiraya Untuk Misi Kemanusiaan

Senin Besok Ada Transportasi Udara Maupun Laut Ke Kapiraya Untuk Misi Kemanusiaan

1211
0
Oplus_16908288

Waghete, Tiiruu.com – Pemerintah Kabupaten Deiyai memastikan rencana pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah Kapiraya akan dilakukan pada Senin besok melalui jalur udara maupun laut.

 

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam keterangan pers yang  diterima media ini, Minggu (1/3/2026).

 

Terkait kondisi masyarakat Deiyai yang berada di Kapiraya. Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Deiyai bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Dogiyai telah bersepakat membentuk tim harmonisasi dari masing-masing daerah. Namun hingga saat ini Pemda Deiyai belum dapat mengirimkan tim dan bantuan bahan makanan karena terkendala akses transportasi.

 

“Kami Deiyai masih terkendala transportasi udara maupun laut, sehingga per hari ini belum dapat mengirimkan tim harmonisasi dan bantuan untuk masyarakat Deiyai di Kapiraya,” ujarnya.

 

Mote menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya membuka akses penerbangan komersial agar distribusi bantuan dapat berjalan lancar. Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kata dia, telah memberikan dukungan penuh terhadap pengoperasian kembali Bandara Kapiraya.

Mote  juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan doa agar operasional bandara segera berjalan normal.

 

“Kami mohon doa dan dukungan agar Bandara Kapiraya dapat didarati pesawat komersial sehingga bantuan kemanusiaan bisa segera tersalurkan,” katanya.

 

Dari sisi keamanan, Mote memastikan kondisi bandara saat ini berada dalam pengawasan aparat. Ia menyebutkan bahwa personel Satgas Marinir telah berada di lokasi dan pesawat jenis Caravan milik TNI telah mendarat untuk mendukung pengamanan wilayah.

 

“Saya harap bahwa dengan adanya pengamanan tersebut, menurutnya, tidak ada alasan terkait isu keamanan maupun kondisi lapangan yang menghambat pengoperasian bandara,”katanya.

 

Mote  menyampaikan juga bahwa Kementerian Perhubungan telah memberikan izin operasional Bandara Kapiraya untuk kembali digunakan.

 

“Pemerintah berharap operator penerbangan yang beroperasi di wilayah Papua Tengah dapat mengedepankan aspek kemanusiaan dalam membuka akses penerbangan menuju Kapiraya,”katanya.

Mote  mengatakan, berdasarkan surat evaluasi rute perintis dari Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Douw Aturure Nabire, rute menuju Kapiraya sebelumnya sempat terkendala kondisi landasan pacu yang rusak dan memerlukan perbaikan.

“Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap dengan dukungan lintas pemerintah dan jaminan keamanan, akses transportasi menuju Kapiraya dapat segera normal sehingga misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak dapat terlaksana tanpa hambatan,”katanya.