Nabire, tiiruu.com — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, secara resmi menyerahkan kunci sejumlah kantor dinas yang telah rampung dibangun pada Senin (4/5/2026). Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Deiyai.
Sejumlah kantor yang diserahkan meliputi Kantor Dinas Perikanan, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sebelumnya, Dinas Perikanan masih menyewa ruko, Dukcapil beroperasi di kompleks pasar, sementara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bergabung dengan Dinas Perhubungan dan Kominfo.
Penyerahan kunci dilakukan di beberapa titik, salah satunya di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang kini telah memiliki gedung sendiri di kawasan perkantoran.
Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote menyampaikan bahwa pembangunan kantor tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas kerja yang layak bagi aparatur sipil negara. Ia juga menyinggung rencana pengembangan ke depan, khususnya untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
“Saya sebenarnya ingin menyerahkan kantor Pariwisata dan Kebudayaan ini terakhir, karena nantinya akan ada pembangunan kantor yang lebih megah bersama galeri budaya,” ujar Mote.
Ia menegaskan bahwa fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi pegawai.
“Gunakan kantor ini sesuai kebutuhan pelayanan. Jangan ada pola pikir ‘ini milik saya’, karena semua ini adalah untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar sementara waktu salah satu ruangan di kantor dapat dimanfaatkan sebagai tempat bagi petugas penjaga, mengingat belum tersedianya rumah jaga di lokasi tersebut.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Deiyai, Marten Pekei, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas penyerahan gedung baru tersebut. Ia mengatakan keberadaan kantor sendiri menjadi motivasi bagi jajarannya untuk meningkatkan kinerja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Deiyai atas penyerahan kunci kantor baru ini. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk meningkatkan kinerja,” kata Marten.
Ia menjelaskan bahwa selama hampir satu dekade, dinas yang dipimpinnya harus berbagi ruang kerja dengan instansi lain. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal dalam mendukung pelayanan dan pengembangan sektor pariwisata.
Marten menambahkan, pada tahun 2026, di bawah kepemimpinan Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayub Pugome, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akhirnya memiliki kantor sendiri yang representatif.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap dengan tersedianya fasilitas baru ini, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai salah satu potensi daerah.










































