
WAMENA,tiiruu.com – Di bawah kepemimpinan baru, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya mulai melakukan berbagai pembenahan untuk memperkuat pelayanan dan program penanggulangan HIV/AIDS. Ketua KPA Jayawijaya, Tonius Wenda, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah dana hibah organisasi berhasil dicairkan pada awal Mei 2026.
Tonius menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Jayawijaya Athenius Murib dan Wakil Bupati Ronny ELopere yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan pengurus KPA, dengan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua KPA pada Januari 2026. Namun, berbagai proses administrasi dan transisi kepengurusan membuat organisasi baru dapat mulai bekerja secara efektif beberapa bulan kemudian.
“Puji Tuhan, setelah melalui proses yang cukup panjang, dana hibah KPA akhirnya bisa dicairkan pada awal Mei. Dana tersebut langsung kami gunakan untuk menjalankan program-program prioritas organisasi,” ujarnya usai melakukan perbaikan kantor KPA, Jalan Pikhe, Wamena, kabupaten Jayawijaya, Sabtu, (13/06/2026).
Salah satu fokus utama yang saat ini dikerjakan adalah renovasi kantor KPA dan shelter pendampingan pasien HIV/AIDS. Menurut Tonius, kondisi bangunan sebelumnya dinilai kurang layak untuk mendukung aktivitas pelayanan dan koordinasi organisasi.
“Kami ingin memperbaiki kantor KPA sebagai Honai kita bersama, kita tidak bisa bergerak kalau honai kita belum diperbaiki. Karena dari sini kami mulai bekerja dan mulai keluar melayani. Selain sebagai pusat pelayanan, kantor ini juga menjadi tempat kami merancang berbagai strategi penyelamatan masyarakat dari ancaman HIV/AIDS,” katanya.
Saat ini progres renovasi telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Setelah renovasi rampung, seluruh aktivitas pelayanan dan koordinasi akan dipusatkan di gedung tersebut.
Selain renovasi, KPA juga melakukan pengadaan berbagai fasilitas pendukung yang sebelumnya belum tersedia, seperti komputer, printer, proyektor, serta layanan internet berbasis Starlink untuk mendukung kelancaran kerja staf.
Menurut Tonius, pembenahan sarana dan prasarana menjadi langkah penting agar organisasi dapat bekerja lebih profesional dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Kami sedang membangun fondasi yang kuat agar KPA Jayawijaya mampu menjalankan tugasnya secara maksimal dalam mendukung program kesehatan daerah,” tutupnya. (*).







































