Beranda SENI BUDAYA Disparbud Dogiyai Salurkan Bantuan untuk Tujuh Kelompok Budidaya Anggrek di Mapia Barat

Disparbud Dogiyai Salurkan Bantuan untuk Tujuh Kelompok Budidaya Anggrek di Mapia Barat

269
0

DOGIYAI,tiiruu.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Dogiyai menyalurkan bantuan kepada tujuh kelompok usaha budidaya anggrek di Distrik Mapia Barat, tepatnya di Kampung Abouyaga, Dusun Kitakebo, Senin (26/11/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pitalis Uiya dari Bidang Pemasaran Pariwisata Bagian Promosi, didampingi sejumlah staf Disparbud. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku wisata lokal.

Pitalis menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan selama tiga hari di beberapa titik.

“Hari pertama kami turun ke Kampung Abai Maida untuk memberikan bantuan hibah bagi pelaku usaha pembudidaya anggrek. Hari kedua di Kampung Atou, dan hari ketiga di Mapia Barat kami menyerahkan bantuan bagi tujuh kelompok budidaya anggrek,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan berupa dana ini diberikan untuk memotivasi kelompok masyarakat dalam mengembangkan budidaya anggrek sebagai salah satu potensi wisata lokal.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli bibit, memperluas area tanam, serta mendukung kebutuhan lain dalam proses pengembangan wisata berbasis tanaman hias.

“Bantuan ini kami harap menjadi dorongan agar masyarakat terus meningkatkan usaha mereka. Ke depan, kami ingin pengembangan budidaya anggrek di Mapia Barat makin terstruktur dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” kata Pitalis.

Selain kelompok anggrek, Disparbud juga menyerahkan bantuan bagi sejumlah kelompok gereja dan masyarakat lainnya sebagai bentuk dukungan untuk kegiatan kebudayaan dan pemberdayaan lokal.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Dogiyai melalui potensi alam dan budaya yang dimiliki masyarakat di kampung-kampung.

Pewartawa Itekebo Yuatinus Boma Gereja Katolik Mesias, yang juga Gereja tertua yang ketiga dari Keuskupan Timika memberikan apresiasi kepada pemerintah yang bisa datang karena sejak lama belum ada perhatian pemerintah.

“Saya sebagai pewarta menyampaikan apresiasi karena pemda tidak perena datang kesini dan ini pertama yang kami dapat, kami hanya bisa berdoa saja,” katanya, (*).