Deiyai, tiiruu.com — Pemerintah Kabupaten Deiyai memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2026 dengan menggelar apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST. Kegiatan tersebut mengusung tema global “Our Power, Our Planet” dan diikuti oleh aparatur sipil negara serta tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mari kita mulai dengan mengurangi plastik sekali pakai, menghemat energi, menggunakan transportasi ramah lingkungan, serta gemar menanam dan merawat pohon,” kata Mote dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan Waghete sebagai pusat aktivitas masyarakat Deiyai.
Selain pesan lingkungan, Bupati Mote turut menyampaikan instruksi tegas kepada tenaga honorer terkait penataan kerja dan peningkatan disiplin. Ia mengarahkan agar seluruh tenaga honorer wajib terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan kantor masing-masing.
Bupati menjelaskan bahwa tenaga honorer akan dibagi dalam kelompok kerja yang dipimpin oleh seorang ketua, dengan tugas utama membersihkan sejumlah titik strategis seperti Pasar Waghete, kawasan Kota Waghete, Aula Tuyana, hingga Gedung Galeri Budaya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa jam kerja tenaga honorer untuk kegiatan kebersihan ditetapkan mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIT dan dilaksanakan secara berkala setiap dua hari sekali. Kebijakan ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga secara konsisten.
Ia juga menegaskan bahwa disiplin kehadiran dan administrasi menjadi perhatian penting pemerintah daerah. Seluruh tenaga honorer diwajibkan untuk memenuhi absensi kerja serta segera membuka rekening Tabungku sebagai bagian dari penataan administrasi kepegawaian.
Menurut Mote, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih tertib sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap melalui momentum Hari Bumi, kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sehingga Deiyai dapat menjadi daerah yang bersih, asri, dan nyaman bagi generasi mendatang.










































