Beranda PENDIDIKAN/KESEHATAN BPA Paniai Jayapura Desak Pemkab Benahi Asrama Mahasiswa yang Kian Memprihatinkan

BPA Paniai Jayapura Desak Pemkab Benahi Asrama Mahasiswa yang Kian Memprihatinkan

570
0
Kondisi terkini asrama Paniai di Jayapura - Doc. TIIRUU.COM
Kondisi terkini asrama Paniai di Jayapura - Doc. TIIRUU.COM

JAYAPURA, Tiiruu.com — Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Paniai memberikan perhatian serius terhadap kondisi Asrama Mahasiswa Paniai yang dinilai semakin memprihatinkan.

Desakan tersebut disampaikan Badan Pengurus Asrama Paniai, Freddy Mote, dalam imbauannya kepada Pemerintah Kabupaten Paniai pada Rabu, 23 September 2026.

Freddy mengatakan, asrama mahasiswa bukan sekadar bangunan tempat tinggal, tetapi merupakan rumah bagi anak-anak Paniai yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura.

Menurutnya, asrama menjadi tempat mahasiswa tinggal, belajar, berdiskusi, membangun persaudaraan, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Paniai.

“Asrama itu bukan sekadar bangunan. Asrama Paniai adalah rumah bagi anak-anak Paniai yang sedang berjuang menuntut ilmu, tempat tinggal, belajar, berdiskusi, membangun persaudaraan, dan mempersiapkan masa depan untuk kembali membangun daerah,” ujar Freddy.

Ia menilai kondisi asrama dalam beberapa tahun terakhir belum mendapatkan perhatian dan penanganan secara menyeluruh. Sejumlah bangunan dan fasilitas mengalami kerusakan karena faktor usia sehingga tidak lagi memberikan kenyamanan yang memadai bagi mahasiswa.

“Kondisi asrama saat ini sangat memprihatinkan. Bangunan dan fasilitasnya mengalami kerusakan bukan karena tidak dirawat, tetapi karena sudah tua. Akibatnya, tidak lagi layak digunakan dan tidak memberikan kenyamanan bagi kami mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Jayapura,” katanya.

Freddy menyebut kondisi tersebut turut menyulitkan mahasiswa Paniai dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari mengerjakan tugas, berdiskusi hingga menjalankan berbagai kegiatan di lingkungan asrama.

“Kalau mau sukses, rumah harus diperbaiki atau dibenahi terlebih dahulu. Pemerintah Kabupaten Paniai jangan terus membiarkan kami mahasiswa asal Paniai di Jayapura dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Karena itu, BPA Paniai meminta pemerintah daerah membuka mata dan melihat secara langsung kondisi asrama yang selama ini menjadi tempat tinggal mahasiswa Paniai.

“Kami yang masih menghuni asrama memohon kepada Pemerintah Kabupaten Paniai, tolong buka mata dan lihat kondisi kami. Daerah bisa maju kalau sumber daya manusianya diperhatikan dan diberi perhatian. Tolong dengarkan suara kami mahasiswa Paniai,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya mengharapkan perhatian, kepedulian dan tindakan nyata pemerintah terhadap fasilitas pendidikan dan tempat tinggal mahasiswa.

BPA Paniai juga meminta Pemerintah Kabupaten Paniai melakukan peninjauan langsung, pendataan kondisi bangunan, menyusun perencanaan renovasi serta menyediakan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan Asrama Paniai di Jayapura.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Paniai sebagai orang tua dan wali kami dapat melakukan peninjauan langsung, pendataan kondisi bangunan, perencanaan renovasi, serta menyediakan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan Asrama Paniai di Jayapura agar dapat kembali digunakan secara layak oleh mahasiswa,” tutur Freddy.

Ia menegaskan, mahasiswa Paniai yang sedang menempuh pendidikan di Jayapura merupakan bagian dari sumber daya manusia yang kelak diharapkan kembali memberikan tenaga, pikiran dan keahlian untuk pembangunan daerah.

“Kami sedang belajar untuk masa depan Paniai. Karena itu, kami berharap pemerintah tidak hanya melihat kami sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai generasi yang suatu saat akan kembali memberikan tenaga, pikiran dan kemampuan sesuai dengan jurusan kami untuk membangun Kabupaten Paniai,” lanjutnya.

Dalam imbauannya, BPA Paniai juga menyampaikan pesan yang menjadi gambaran harapan para mahasiswa terhadap keberlangsungan asrama tersebut.

“Asrama boleh rusak, tetapi harapan anak-anak Paniai untuk belajar dan membangun masa depan tidak boleh ikut runtuh,” tegas Freddy.

Ia kembali meminta Pemerintah Kabupaten Paniai segera memberikan perhatian terhadap kondisi asrama mahasiswa tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Paniai, mohon perhatikan kami. Mohon selamatkan Asrama Paniai. Karena di tempat inilah banyak anak Paniai menggantungkan harapan untuk masa depan,” tutupnya.

Menurut BPA Paniai, asrama bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat mahasiswa tumbuh, belajar dan membangun mimpi untuk masa depan Papua, khususnya bagi generasi muda Kabupaten Paniai.