Beranda ADVERTORIAL 67 Kampung di Deiyai Perkuat Kader PKK, Keterampilan Didorong Jadi Usaha Produktif

67 Kampung di Deiyai Perkuat Kader PKK, Keterampilan Didorong Jadi Usaha Produktif

162
0

DEIYAI, Tiiruu.com — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mendorong penguatan kapasitas kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian keluarga dan ekonomi masyarakat kampung.

Sebanyak 67 pemerintah kampung mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader PKK yang digelar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Deiyai di Aula Katolik Paroki Waghete, Rabu (23/9/2026).

Pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pembekalan secara teori, tetapi juga mengajarkan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha produktif di tingkat keluarga maupun kampung.
Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pelatihan pembuatan dan pengelolaan kue kering selai nanas serta pengolahan ikan asin.

Keterampilan tersebut diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan setelah para kader kembali ke kampung masing-masing.
Kegiatan tersebut dihadiri lima kepala distrik, 67 kepala kampung, serta kader PKK dari berbagai kampung di Kabupaten Deiyai.

Kader PKK Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

Kepala DPMK Kabupaten Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage, MM., M.AP., mengatakan peningkatan kapasitas kader PKK merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat di tingkat kampung.

Menurutnya, pelatihan tidak boleh berhenti pada penambahan pengetahuan, tetapi harus mampu melahirkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi keluarga.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan yang bisa diterapkan dan dikembangkan di kampung masing-masing,” demikian inti penyampaian dalam kegiatan tersebut.

DPMK Kabupaten Deiyai juga mendorong pemerintah kampung agar memberikan dukungan terhadap program pemberdayaan perempuan dan kader PKK dengan menyesuaikan program pada kebutuhan serta potensi lokal masing-masing kampung.

Kehadiran kepala distrik dan kepala kampung dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, DPMK, dan kader PKK.

Melalui pelatihan ini, kader PKK diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan pemberdayaan keluarga, tetapi juga mampu menjadi penggerak usaha produktif berbasis potensi lokal.

Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga serta masyarakat di 67 kampung di Kabupaten Deiyai.