Deiyai-Tiiruu.com-Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai resmi dikukuhkan.
Pengukuhan berlangsung di Aula Tuyana, Waghete, Kabupaten Deiyai, Selasa (6/10/2026) siang.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam arahannya meminta seluruh pengurus dan anggota DWP yang telah dikukuhkan agar tidak sekadar menjalankan organisasi secara seremonial, tetapi mampu menyusun dan melaksanakan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota, keluarga maupun masyarakat.
Mote meminta DWP memfokuskan program kerjanya pada tiga bidang sebagaimana diatur dalam AD/ART organisasi.
“Saya minta seluruh pengurus dan anggota DWP fokus pada tiga bidang sesuai AD/ART,” kata Mote.
Menurut Bupati, dalam menjalankan program tersebut DWP tidak perlu bekerja sendiri. Setiap bidang dapat membangun kolaborasi dengan organisasi maupun perangkat daerah yang memiliki tugas dan program berkaitan.
Untuk bidang pendidikan, misalnya, DWP dapat membangun kerja sama dengan Bunda PAUD serta Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai.
“Bidang pendidikan bisa berkolaborasi dengan Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Demikian pula pada bidang sosial budaya. Bupati mendorong DWP berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deiyai untuk menjalankan program yang berkaitan dengan kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Begitu juga dengan bidang kebudayaan. Kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” pintanya.
Dorong DWP Bentuk Koperasi
Khusus bidang ekonomi, Mote mendorong DWP untuk mulai memikirkan program-program produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggota sekaligus mendukung kemandirian organisasi.
DWP, menurutnya, dapat menggandeng OPD teknis terkait untuk mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Salah satu gagasan yang disampaikan Bupati adalah pembentukan koperasi.
“Bidang ekonomi harus gandeng dinas terkait. Bahkan bisa dipikirkan buat koperasi, karena hingga saat ini tidak ada koperasi di Pemda Deiyai,” kata Mote.
Bupati juga mengingatkan pengurus agar berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan organisasi. Ia menilai persoalan keuangan kerap menjadi pemicu masalah apabila tidak dikelola secara transparan dan produktif.
“Organisasi biasa hancur karena uang. Maka itu, saya minta agar DWP bisa keluarkan uang, tetapi usahakan untuk hal yang bisa mendatangkan uang lagi,” tegasnya.
Pesan tersebut, menurut Mote, penting agar setiap anggaran yang digunakan DWP diarahkan pada kegiatan produktif dan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi organisasi maupun anggotanya.
Bupati: Ibu-Ibu DWP Dorong Suami Rajin ke Kantor
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote juga meminta anggota DWP memberikan dukungan positif kepada suami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam mendorong kedisiplinan dan semangat kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.
“Saya mohon agar setiap ibu-ibu backup suami. Dorong suami rajin ke kantor,” pesannya.
Mote juga menyampaikan apresiasi kepada DWP Kabupaten Deiyai yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai agenda Pemerintah Kabupaten Deiyai.
“Terima kasih karena selama ini DWP aktif dalam sejumlah acara di Pemda Deiyai,” ujarnya.
Selain menjalankan program organisasi, Bupati mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP ikut mengambil bagian dalam kegiatan kerohanian yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Deiyai.
“Saya ajak DWP ambil bagian dalam ibadah bersama setiap tanggal 26 tiap bulan,” ajaknya.
Bupati berharap pengukuhan pengurus DWP pada setiap OPD menjadi awal untuk semakin menghidupkan organisasi tersebut. DWP diharapkan mampu membangun kolaborasi, mengembangkan kegiatan produktif, mendukung keluarga serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Deiyai.











































