Beranda POLHUKAM KNPB Wilayah Yalimu dan 24 Sektor Gelar Refleksi Sejarah 1 Desember 1961–2025...

KNPB Wilayah Yalimu dan 24 Sektor Gelar Refleksi Sejarah 1 Desember 1961–2025 ‎

529
0

KNPB Wilayah Yalimu dan 24 Sektor Gelar Refleksi Sejarah 1 Desember 1961–2025

Yalimu, tiiruu.com – Badan Pengurus Komite Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yalimu Theo Loho mengatakan, pihaknya bersama masyarakat Papua yang tergabung dalam 24 sektor menggelar kegiatan Refleksi Sejarah dan Pondasi Bangsa Papua memperingati 64 tahun momentum 1 Desember 1961.

‎”Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, sebagai bentuk penghargaan terhadap perjalanan sejarah dan identitas masyarakat Papua,”katanya kepada tiiruu.com, Senin (1/12/2025).

‎Loho mengatakan, dalam kegiatan tersebut, para peserta mengingat kembali peristiwa-peristiwa penting tahun 1961, termasuk Kongres Pertama Bangsa Papua dan pembentukan Parlemen New Guinea yang pada masa itu dipandang sebagai fondasi awal pembentukan struktur politik masyarakat Papua.

‎”KNPB Yalimu menilai bahwa refleksi sejarah diperlukan untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai dinamika politik, sosial, dan budaya Papua sejak era 1960-an hingga saat ini. Mereka juga menyoroti berbagai peristiwa sejarah, termasuk kebijakan nasional Indonesia pada masa itu dan implikasinya terhadap masyarakat Papua,”katanya.

‎Loho turut menyampaikan pesan moral kepada masyarakat yang hadir.

‎”Pada kesempatan bersejarah ini kami mengajak warga untuk tetap menjaga semangat dalam memperjuangkan martabat, identitas, dan hak-hak sosial budaya Papua, serta mendorong generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi positif bagi masa depan Papua,”katanya.

‎“Generasi muda adalah harapan. Mereka harus mengisi perjalanan ini dengan pengetahuan, kreativitas, dan keberanian untuk membangun masa depan Papua,” ujarnya di hadapan peserta refleksi sejarah.

‎Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar masyarakat Papua tetap menjaga kebersamaan dan terus mengingat nilai-nilai sejarah yang membentuk identitas mereka hingga hari ini.