Beranda PENDIDIKAN/KESEHATAN Realisasi Anggaran Dinkes Jayawijaya Tembus 96,14 Persen, Tertinggi dalam Empat Tahun Terakhir

Realisasi Anggaran Dinkes Jayawijaya Tembus 96,14 Persen, Tertinggi dalam Empat Tahun Terakhir

342
0

 

WAMENA,tiiruu.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya mencatat capaian kinerja gemilang pada tahun anggaran 2025. Hingga 19 Desember 2025, realisasi anggaran Dinas Kesehatan mencapai 96,14 persen dari total pagu sebesar Rp166,01 miliar, menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Lesman Tabuni, S.KM., M.M., mengungkapkan bahwa capaian tersebut ditopang oleh penyelesaian seluruh kegiatan kontraktual strategis yang rata-rata telah mencapai 100 persen, baik secara fisik maupun administrasi keuangan.

“Seluruh kegiatan kontraktual utama berjalan optimal. Hampir semuanya selesai 100 persen, baik fisik maupun administrasi, hanya satu item administrasi yang masih 99 persen,” ujar Lesman Tabuni.

Sejumlah proyek penting yang telah tuntas antara lain Pembangunan Puskesmas Wamena Kota, Pembangunan Pagar RS Pratama Kimbim, serta Pembangunan Pagar Puskesmas Walaik.

Selain itu, pengadaan obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), dan alat kesehatan melalui sistem e-catalog maupun non e-catalog juga telah terealisasi dengan progres fisik 100 persen.
Pada tahun 2025, Dinas Kesehatan Jayawijaya mengelola 5 program, 13 subprogram, dan 75 kegiatan.

Dari total pagu anggaran Rp166.014.175.946, realisasi hingga pertengahan Desember tercatat sebesar Rp159.611.664.214, dengan sisa anggaran sekitar Rp6,40 miliar. Sisa anggaran tersebut direncanakan untuk pembayaran gaji ASN dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada awal tahun 2026.

Lesman menegaskan bahwa capaian 2025 merupakan lompatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2022, realisasi anggaran berada di angka 82 persen, turun menjadi 68,2 persen pada 2023, kemudian meningkat menjadi 77,3 persen pada 2024, dan melonjak tajam pada 2025 hingga 96,14 persen.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dinas Kesehatan Jayawijaya pada tahun pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.

“Kami bekerja solid dan kompak bersama Sekretaris Dinas Bapak Barnabas Kosay, S.KM., M.Kes, empat kepala bidang, 14 kepala seksi, serta seluruh staf selama sembilan bulan, sejak Maret hingga Desember 2025,” jelasnya.

Lesman menyebut semangat kerja tersebut dirangkum dalam komitmen “Dinas Kesehatan Tampil Beda”, yang dijalankan melalui komitmen kuat, komunikasi efektif, koordinasi berjenjang, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta konsistensi terhadap arah kebijakan.

Di tengah berbagai tantangan, termasuk keraguan dan sorotan publik terkait besarnya anggaran serta isu potensi SILPA yang sempat mencuat di media sosial, Lesman menilai kerja tim dan fokus pada target menjadi kunci keberhasilan.

“Walaupun tantangan terus bergulir, kebersamaan tim dan fokus pada tujuan membuat pengelolaan anggaran dapat berjalan maksimal dan tepat waktu,” pungkasnya.(*).

Capaian ini sekaligus membuktikan kapasitas manajerial Plt Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dalam mengelola anggaran besar secara efektif, serta menjadi indikator positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayawijaya, (*).