Beranda POLHUKAM Wagub Papua Tengah: Anak Papua Jangan Hanya Didorong Jadi ASN

Wagub Papua Tengah: Anak Papua Jangan Hanya Didorong Jadi ASN

314
0
Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley pada satu moment - Doc. Wagadei
Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley pada satu moment - Doc. Wagadei

Nabire,tiiruu.com — Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si, mengingatkan para orang tua, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), agar tidak lagi mengarahkan anak-anak Papua untuk menjadikan pegawai negeri sebagai satu-satunya cita-cita setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Pernyataan itu disampaikan Deinas saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Senin (19/1/2026).

Menurut Deinas, pola pikir yang menganggap gelar sarjana harus berujung pada pekerjaan sebagai ASN merupakan kekeliruan yang perlu segera diubah.

“Tujuan anak-anak kita kuliah dan meraih gelar sarjana adalah supaya mereka tahu, paham, dan mampu melihat peluang. Bukan otomatis selesai sarjana langsung masuk pegawai negeri,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia menegaskan, Papua memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan beragam. Namun, potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi orang asli Papua jika generasi mudanya hanya terfokus pada sektor birokrasi.

“Kalau semua anak Papua bercita-cita menjadi ASN, lalu siapa yang akan mengelola kekayaan alam Papua? Siapa yang menggerakkan sektor ekonomi, perdagangan, dan dunia usaha di tanah ini?” kata Deinas.

Deinas menambahkan, ketergantungan berlebihan terhadap lapangan kerja pemerintah justru berpotensi melemahkan daya saing generasi muda Papua di tengah perkembangan ekonomi yang semakin terbuka.

“Kita tidak boleh terus mencetak pencari kerja. Anak-anak Papua harus kita dorong menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan pola pikir harus dimulai dari lingkungan keluarga dan birokrasi pemerintahan, terutama oleh para ASN yang selama ini menjadi panutan di masyarakat.

“Orang tua ASN harus memberi contoh. Jangan batasi mimpi anak-anak kita. Papua butuh pengusaha, petani modern, pelaku ekonomi kreatif, dan inovator dari anak-anak asli Papua sendiri,” kata Deinas.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mendorong kebijakan dan program yang membuka ruang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk berkembang di berbagai sektor strategis di luar pemerintahan.