
TIOM,tiiruu.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Lanny Jaya memanfaatkan rangkaian kegiatan Laskar CPNS formasi umum Kabupaten Lanny Jaya untuk memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS kepada para calon aparatur sipil negara (CPNS).
Sosialisasi tersebut berlangsung di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (03/10/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pembekalan serta pelatihan bagi peserta Laskar CPNS Lanny Jaya.
Kegiatan Laskar CPNS sendiri menjadi ruang pembekalan bagi para peserta sebelum nantinya menjalankan tugas sebagai bagian dari aparatur pemerintah. Dalam konteks tersebut, KPA Lanny Jaya menilai pengetahuan mengenai HIV/AIDS penting diberikan sejak masa pembekalan, mengingat para CPNS nantinya akan bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Untuk memberikan pemahaman kepada peserta, KPA menghadirkan dua pemateri yang memiliki pengalaman di bidang kesehatan, khususnya dalam penanganan dan pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian KPA Lanny Jaya Nuken Kogoya bersama sejumlah pengurus KPA.
Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para peserta Laskar CPNS tampak antusias mengikuti sosialisasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan serta terlibat dalam diskusi terbuka bersama pemateri dan pengurus KPA.
Antusiasme peserta terlihat ketika pembahasan tidak hanya menyentuh persoalan HIV/AIDS secara umum, tetapi juga pentingnya pemeriksaan kesehatan, pencegahan, serta peran aparatur pemerintah dalam memberikan contoh kepada masyarakat.
KPA Apresiasi Dukungan Pemerintah
Ketua Harian KPA Lanny Jaya, Nuken Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya yang telah memberikan ruang kepada KPA untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan Laskar CPNS.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati sebagai Ketua Umum KPA Kabupaten Lanny Jaya. Kami hadir sebagai Ketua Harian sesuai instruksi dan telah diterima oleh BKD serta panitia untuk diberikan kesempatan hadir di tengah-tengah kegiatan ini,” kata Nuken.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, BKD, yang tetlah melaksanakan kegiatan tersebut.
Menurut Nuken, kesempatan menyampaikan edukasi HIV/AIDS kepada para peserta Laskar CPNS merupakan bagian penting dari upaya memperluas pemahaman masyarakat, khususnya di kalangan calon aparatur pemerintah.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah. Ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan KPA ke depan,” ujarnya.
Panitia Dorong Pemeriksaan HIV Berkala
Sementara itu, perwakilan Panitia Laskar CPNS, Obi Yanengga, mengapresiasi materi yang diberikan KPA. Ia menilai edukasi HIV/AIDS penting bagi para CPNS karena mereka nantinya akan menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Ia mengatakan, kegiatan ini tidak berhenti dalam diskusi selama pelatihan Laskar CPNS, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama antara KPA dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.
“Jangan sampai putus di sini. Tolong masukkan ini dalam program KPA dan bekerja sama dengan pemerintah. Saya rasa itu bisa dilakukan,” katanya.
Kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dalam rangkaian Laskar CPNS Lanny Jaya menunjukkan bahwa pembekalan calon aparatur tidak hanya berfokus pada tugas kedinasan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap persoalan kesehatan yang ada di masyarakat.
KPA Lanny Jaya berharap para peserta dapat membawa pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi ke lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat, sehingga informasi mengenai HIV/AIDS dapat disampaikan secara tepat dan tidak berhenti hanya di ruang pelatihan.
Dengan demikian, Laskar CPNS tidak hanya menjadi bagian dari proses pembentukan calon aparatur pemerintah, tetapi juga dapat menjadi salah satu ruang edukasi untuk membangun kesadaran kesehatan di Kabupaten Lanny Jaya. (*).










































