Beranda PAPUA PEGUNUNGAN Ketua KPA Lanny Jaya Ingatkan Mahasiswa Mapodadi: Baku Jaga untuk Selamatkan Generasi...

Ketua KPA Lanny Jaya Ingatkan Mahasiswa Mapodadi: Baku Jaga untuk Selamatkan Generasi Muda

197
0

 

WAMENA,tiiruu.com – Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Lanny Jaya, Nuken Kogoya, S.H., mengingatkan pelajar dan mahasiswa agar saling menjaga, membangun pergaulan yang sehat, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya HIV/AIDS demi melindungi masa depan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Nuken saat menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) III Ikatan Pelajar Mahasiswa Mapodadi (IPM-Mapodadi) Kabupaten Lanny Jaya di Gedung Gereja GIDI Jemaat Efesus Wamena, Kamis (8/10/2026).

Dalam sesi public speaking bertema motivasi organisasi, Nuken menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya dituntut aktif dalam organisasi, tetapi juga harus mampu menjaga diri dan sesama dari berbagai risiko yang dapat mengancam kesehatan serta masa depan mereka.

Menurutnya, pelajar dan mahasiswa merupakan generasi penerus yang kelak akan mengambil peran penting dalam pembangunan Kabupaten Lanny Jaya. Karena itu, kesadaran menjaga kesehatan harus ditanamkan sejak dini.

“Pelajar dan mahasiswa merupakan generasi pembangunan Lanny Jaya selanjutnya. Karena itu, hari ini mahasiswa Mapogadi harus baku jaga,” kata Nuken.

Ia menekankan bahwa semangat solidaritas mahasiswa tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan organisasi. Solidaritas juga harus terlihat dalam kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan sesama.

“Ko jaga ko teman, ingat baku jaga itu penting. HIV/AIDS tidak ada obat,” ujarnya.

Mahasiswa Diminta Bijak dalam Pergaulan

Nuken juga mengingatkan mahasiswa yang bercita-cita menjadi pemimpin agar mampu menentukan arah pergaulan dan menjauhi aktivitas yang berisiko terhadap kesehatan maupun masa depan.

Ia meminta mahasiswa tidak menghabiskan waktu di tempat-tempat hiburan yang dinilainya berpotensi membawa dampak negatif, melainkan memanfaatkan masa muda untuk belajar, membangun karakter, dan memperkuat kapasitas diri.

“Kalau mau jadi pemimpin ke depan, berhenti parkir di tempat hiburan seperti Menara Salib, Jalan Irian dan tempat lainnya. Ko pastikan ko sehat,” tegasnya.

Menurut Nuken, upaya pencegahan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi mahasiswa. Edukasi harus terus dilakukan agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, kehadirannya dalam Mubes III IPM-Mapodadi merupakan bagian dari tanggung jawab KPA Lanny Jaya untuk memperluas sosialisasi dan edukasi HIV/AIDS, terutama di kalangan generasi muda.

“Hari ini saya hadir sebagai Ketua KPA Lanny Jaya, sehingga saya harus sampaikan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya HIV/AIDS,” katanya.

Mubes Jadi Ruang Penguatan Organisasi

Selain membahas motivasi organisasi dan edukasi HIV/AIDS, Mubes III IPM-Mapodadi juga menghadirkan sejumlah pemateri yang membagikan pengalaman serta pengetahuan mengenai kepemimpinan dan pengembangan organisasi.

Para pemateri tersebut antara lain Yulans FY Wenda, Sekretaris DPD I KNPI Provinsi Papua Pegunungan; Teko Kogoya, Sekretaris KNPI Lanny Jaya; Pendius Wenda, Ketua Paskibraka sekaligus Sekretaris KONI Lanny Jaya; Santo Tabuni, Ketua KORMI Lanny Jaya; serta Desina Tabuni dari GMKI Jayawijaya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda utama Mubes III IPM-Mapodadi Kabupaten Lanny Jaya.

Melalui forum tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas dan keberlanjutan organisasi, tetapi juga membangun kesadaran sosial, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang berintegritas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Lanny Jaya. (*).