Beranda PAPUA PEGUNUNGAN Bentuk Penghargaan Kepada Penginjil Suku LANI, Jemaat Nalca Yahukimo Berikan Nama (LANI)...

Bentuk Penghargaan Kepada Penginjil Suku LANI, Jemaat Nalca Yahukimo Berikan Nama (LANI) Pada Peresmian Aula

14
0

WAMENA,tiiruu.com –  Warga dari berbagai distrik di Nalca mulai berdatangan sejak pagi. Ada yang menempuh perjalanan jauh dari antara pegunungan dengan berjalan kaki, ada pula yang datang berkelompok. Mereka berkumpul di satu tempat yang sama: peresmian Aula Lani, yang akhirnya terwujud setelah melalui proses panjang.

Bagi jemaat di wilayah ini, momen tersebut bukan sekadar seremoni. Peresmian Aula Lani menjadi simbol dari penantian dan kerja bersama yang telah lama diperjuangkan  dari penginjil geraja GIDI Wilayah Yahukimo Klasis Nalca.

Ibadah syukur berlangsung sederhana namun penuh makna. Suasana khidmat terasa sejak awal hingga prosesi pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari jemaat.

Ketua panitia pembangunan, Olmek Nawa  mengungkapkan bahwa proses pembangunan tidaklah mudah. Letak geografis yang berada di wilayah pegunungan menjadi tantangan tersendiri.

“Semua dikerjakan bersama. Jemaat dari lima distrik ikut terlibat,” katanya.di Nalca Kabupaten Yahukimo, Senin, (04/05/2026).

Ia menambahkan, pembangunan aula ini bukan hanya soal material, tetapi juga tentang menjaga semangat kebersamaan. Kontribusi jemaat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga hingga dukungan lainnya.

Dalam sambutannya, Esau Miram menegaskan bahwa gedung tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan pembinaan jemaat.

“Jangan hanya jadi bangunan. Harus dipakai untuk pembinaan jemaat,” tegasnya.

Pesan serupa disampaikan Wakil Presiden Gereja Injili di Indonesia, Reinhard Ohee, yang menilai Aula Lani akan menjadi pusat koordinasi pelayanan di wilayah tersebut.

“Di sini nanti kegiatan gereja bisa lebih terarah. Koordinasi lebih mudah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa nama “Aula Lani” merupakan bentuk penghormatan kepada suku Lani yang pertama kali membawa Injil ke wilayah Nalca.

Peresmian ini bertepatan dengan momentum bersejarah. Pada 28 Mei 2026, Nalca akan memperingati 50 tahun masuknya Injil—sebuah perjalanan panjang yang kini mulai menampakkan buahnya.

“Dulu kita belum punya apa-apa. Sekarang sudah ada tempat seperti ini,” kata seorang warga.

Dengan hadirnya Aula Lani, diharapkan berbagai kegiatan gereja dapat berjalan lebih optimal, mulai dari ibadah hingga pembinaan generasi muda dan kegiatan sosial lainnya.

Di akhir acara, jemaat masih bertahan di lokasi. Sebagian berbincang, sebagian lainnya mengabadikan momen di depan gedung baru tersebut.(*).