Beranda POLHUKAM TPN/OPM Kodap III D Dulla Klaim Tiga Anggotanya Gugur Saat Kontak...

TPN/OPM Kodap III D Dulla Klaim Tiga Anggotanya Gugur Saat Kontak Tembak di Intan Jaya

925
0

NABIRE, Tiiruu.com — Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) Makodam III D Dulla mengklaim tiga anggotanya gugur dalam sebuah serangan kontak tembak di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).

Ketiga anggota tersebut disebut bernama Hermanus Hogajau, Aguni Hogajau, dan Malo Hogajau. Pernyataan itu disampaikan Kimanus Homanggen pada Rabu (30/9/2026).

Dalam pernyataan tertulisnya, TPN/OPM menyebut ketiga anggotanya gugur setelah terkena serangan dalam operasi pasukan TNI nonorganik Satgas Pamtas 315 Pos Hitadipa di Kampung Donembalogo pada Jumat malam.

“TPN/OPM Makodam III D Dulla mengumumkan duka nasional atas gugurnya tiga pasukan TPN atas nama Hermanus Hogajau, Aguni Hogajau, dan Malo Hogajau,” kata Homanggen dalam pernyataan tersebut.

TPN/OPM juga menyebut seorang anggotanya mengalami luka tembak dalam peristiwa tersebut.

Selain korban jiwa, kelompok itu mengklaim sejumlah barang miliknya berpindah tangan dan diamankan aparat. Barang tersebut terdiri atas satu pucuk senjata SS2 Pindad, satu magasin kosong, 15 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dan satu unit handy talkie.

Menurut pernyataan tersebut, jenazah ketiga anggota kemudian disemayamkan dan dikremasi sebagai bentuk penghormatan terakhir.

TPN/OPM menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga ketiga anggota yang gugur. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang disebut telah menyerahkan anak mereka untuk terlibat dalam perjuangan yang mereka sebut sebagai perjuangan pembebasan nasional Papua Barat.

“Atas wafatnya tiga anggota, mewakili Pasukan TPN/OPM kami juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan terima kasih terhadap pihak keluarga ketiga pasukan yang telah menyerahkan anak mereka untuk terlibat penuh dalam perjuangan pembebasan nasional Papua Barat,” kata Homanggen.

Kelompok tersebut menyatakan gugurnya tiga anggota dan kerugian material tidak akan menghentikan perjuangan mereka.

“Gugurnya anggota kami, kekalahan taktis di medan dan kerugian materi maupun moril tak akan pernah mengurangi jiwa semangat tempur kami,” demikian pernyataan TPN/OPM.

Pernyataan tersebut diketahui Brigjen Aibon Kogoya yang disebut sebagai Pimpinan Komando TPN/OPM Makodam III D Dulla.

Keterangan berbeda

Klaim TPN/OPM tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Keterangan mengenai jumlah korban dan kronologi peristiwa juga berbeda dengan informasi yang disampaikan pihak TNI.

Sebelumnya, Koops TNI Habema menyebut empat anggota kelompok bersenjata tewas dalam kontak senjata di wilayah Hitadipa, Intan Jaya, pada 25 September 2026.

Perbedaan keterangan tersebut mencakup jumlah korban, identitas korban, serta kronologi kejadian. Karena itu, informasi mengenai tiga anggota TPN/OPM yang disebut gugur akibat serangan tersebut masih merupakan klaim dari pihak TPN/OPM.