Beranda POLHUKAM Pemuda Suku Mee Nyatakan Dukungan kepada Kepala Suku Besar Papua Tengah Terkait...

Pemuda Suku Mee Nyatakan Dukungan kepada Kepala Suku Besar Papua Tengah Terkait Status Tanah Adat Kapiraya

417
0

Nabire, tiiruu.com– Sejumlah pemuda dari Suku Mee menyatakan dukungan penuh kepada Kepala Suku Besar Papua Tengah Suku Mee, Melkias Muyapa, S.IP., terkait pernyataannya mengenai status tanah adat di wilayah Kapiraya yang berada di perbatasan Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

 

Dukungan tersebut disampaikan secara resmi oleh perwakilan Pemuda Suku Mee melalui sebuah pernyataan sikap yang disampaikan di Nabire pada Rabu (11/3/2026). Dalam pernyataan tersebut, para pemuda menegaskan komitmen mereka untuk menjaga kedaulatan tanah adat serta menghormati keputusan dan kebijakan yang diambil oleh kepala suku.

 

Perwakilan Pemuda Suku Mee, **Abniel Doo**, mengatakan pihaknya mendukung sepenuhnya seluruh poin pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Kepala Suku Besar Papua Tengah Suku Mee.

 

“Kami mewakili seluruh elemen pemuda Suku Mee menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh poin pernyataan Kepala Suku Mee demi menjaga kedaulatan tanah leluhur Suku Mee dan Kamoro,” ujar Abniel Doo dalam pernyataan tertulisnya.

 

Ia menegaskan bahwa tanah adat merupakan warisan leluhur yang harus dijaga bersama oleh masyarakat adat. Oleh karena itu, pihaknya menolak segala bentuk klaim sepihak yang tidak melalui mekanisme adat maupun persetujuan resmi dari para pemangku adat.

 

Menurut Abniel, setiap persoalan yang berkaitan dengan tanah adat harus diselesaikan dengan menghormati nilai-nilai adat serta melalui kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang berkepentingan.

 

“Kami menolak segala bentuk klaim sepihak dari pihak luar yang tidak melalui persetujuan resmi pemangku adat,” tegasnya.

 

Selain itu, para pemuda Suku Mee juga menyatakan kesiapan untuk mengawal kebijakan yang diambil oleh Kepala Suku Mee dalam proses penyelesaian sengketa maupun pemanfaatan tanah adat, agar tetap berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

 

Ia menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen generasi muda Suku Mee untuk menjaga keberlanjutan tatanan adat sekaligus memastikan hak-hak masyarakat adat tetap dihormati.

 

Lebih lanjut, Abniel juga menegaskan bahwa pemuda Suku Mee siap berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah adat selama proses penyelesaian persoalan tanah tersebut berlangsung.

 

“Kami juga siap berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah adat selama proses ini berlangsung,” katanya.

 

Para pemuda berharap seluruh pihak dapat menghormati mekanisme adat yang berlaku serta mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang berkaitan dengan tanah adat.

 

Pernyataan tersebut, lanjut Abniel, dibuat secara sadar dan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun, sebagai bentuk penghormatan terhadap tatanan adat serta demi menjaga masa depan generasi mendatang.

 

“Kami membuat pernyataan ini dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, sebagai bentuk penghormatan terhadap tatanan adat dan masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

 

Do berharap bahwa dukungan dari pemuda Suku Mee ini diharapkan dapat memperkuat posisi lembaga adat dalam menjaga hak-hak masyarakat adat sekaligus mendorong penyelesaian persoalan tanah di wilayah Kapiraya secara damai dan bermartabat melalui mekanisme adat yang berlaku. (HT)