Beranda ADVERTORIAL Penasehat Batalyon II AYOPA Kodam D Dulla Gugur Dalam Medan Tempur, Aibon...

Penasehat Batalyon II AYOPA Kodam D Dulla Gugur Dalam Medan Tempur, Aibon Kogoya : Tanah Papua Berduka

1274
0

Nabire,tiiruu.com – Tentara Pembebasan  Nasional Papua Barat Komando Daerah Militer III Wilayah D Dulla (KODAM III D DULLA) mengumumkan berita duka nasional seluruh Tanah West Papua Sorong sampai samarai turut berduka atas kepergian almarhum Tn. Kolonel Ndundu Mirip (48) yang gugur dalam kontak tembak dengan musuh kami TNI/POLRI pada hari ini kamis 15 Mei 2025 di Intan Jaya.

 

Kabar duka ini disampaikan Langsung oleh Panglima Kodam III D. Dulla Brigadir Jedral Aibon Kogoya dalam siran pers bernomor 011/STPS/TPN-K3D/III/2025. Siaran pers ini yang diterima tiiruu.com, Jumat (16/5/2025).

 

Kogoya mengatakan, Komando Daerah Militer III Wilayah D Dulla/Intan jaya (KODAM III D DULLA) telah mendapatkan laporan dari Komandan Batalyon II AYOPA Hukuman Yoani dan Komandan Operasi Enam bulan pada hari ini kamis 15 Mei 2025 bahwa pasukan kami satu orang telah gugur dari Medan pertempuran atas nama kolonel Ndundu Mirip.

 

“Kami telah kehilangan seorang penasehat Batalyon II AYOPA yang telah bertahan dalam mendan pertempuran sepajang hajat hidupnya kurang lebih 40 tahun lebih,”katanya.

 

Kogoya membenarkan bahwa pasukannya terkena luka tembak sebanya 3 orang dari TNI namun Dua orang luka-luka dan satu orang tewas di Medan pertempuran.

 

“Pasukan saya satu orang yang gugur itu sulit untuk dievakuasi karena tempat pertempuran/Medan dikuasi oleh TNI/polri dengan alat perang yang lengkap atau skala besar,”katanya.

 

TNI Serang Rumah Warga

 

Kogoya menyatakan bahwa pada hari Selasa 13 Mei 2025, pukul 05:20 lalu TNI/Polri mengepung dan menyerang rumah-rumah warga di tiga Kampung yaitu, kampung Ndugusiga, Jendepa, dan Sugapa lama.

 

“Namun saya dengan pasukan saya melakukan serangan balasan terhadap TNI/Polri pada Selasa 13 Mei 2025 pukul 06:23 WIP, Namun saya dengan pasukan saya kewalahan untuk menghadapi karena mereka mengunakan kekuatan skala besar, sehingga pukul 12:28 WIP saya tarik pasukan saya dari Medan pertempuran,” katanya.

 

Kogoya menyatakan bahwa dirinya dengan pasukan saya tidak akan mundur selangkahpun, dirinya akan terus melakukan perlawanan terus sampai Papua merseka  dari kolonialisme Indonesia.

“Sekali lagi Saya, Brigjen. Aibon Kogoya bersama seluruh pasukan Kodam III D Dulla, Turut berduka atas wafat nya prajurit sejati kami kolonel Ndundu Mirip. Semoga Allah dan Lleuhur Bangsa Papua  memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,”katanya.