Beranda POLHUKAM Bupati Dogiyai Hadiri Rapat Klarifikasi Kasus Pembunuhan Bripda Juventus Edowai

Bupati Dogiyai Hadiri Rapat Klarifikasi Kasus Pembunuhan Bripda Juventus Edowai

303
0

Dogiyai, tiiru.com — Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, menghadiri rapat klarifikasi terkait kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang digelar di ruang rapat Polres Dogiyai, Kamis (9/4/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh perwakilan Polda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini, dan turut dihadiri Wakil Bupati Yuliten Anouw.

 

Sejumlah pejabat daerah dan unsur masyarakat juga hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Asisten III Setda Dogiyai Willem Tagi, Wakil Ketua III DPRD Dogiyai Agustinus Pigai, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta perwakilan Bamuskam se-Dogiyai.

 

Rapat klarifikasi ini menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan kasus kematian Bripda Edowai yang sejak akhir Maret 2026 memicu ketegangan di wilayah tersebut.

 

Bupati Yudas Tebai menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dogiyai mendukung penuh proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian tanpa intervensi.

 

“Tidak ada intervensi, tidak ada perlindungan bagi pelaku, dan tidak ada upaya menutup-nutupi fakta, siapa pun pelakunya,” kata Tebai dalam rapat tersebut.

 

Ia menjelaskan, rapat klarifikasi bertujuan untuk memperoleh pengakuan resmi dari pelaku terkait motif, kronologi kejadian, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

 

Menurut Tebai, kejelasan tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban. Ia juga menekankan bahwa jika pelaku telah teridentifikasi, maka harus segera ditahan dan diproses secara transparan di pengadilan.

 

“Jika kedapatan pelaku pembunuhan, ditahan dan diproses pengadilan secara transparan,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Tebai juga meminta aparat keamanan untuk menghentikan pendekatan operasi yang dinilai berlebihan terhadap warga sipil.

 

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berjalan satu arah. Selain mengusut pelaku pembunuhan terhadap anggota polisi, pemerintah juga mendorong agar dugaan pelanggaran oleh aparat terhadap warga sipil turut diusut.

 

Pemerintah Kabupaten Dogiyai, kata Tebai, menginginkan keadilan yang menyeluruh bagi semua pihak, termasuk warga sipil yang menjadi korban dalam rangkaian peristiwa tersebut.

 

Rapat tersebut mencerminkan upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam meredam konflik serta mendorong pemulihan situasi keamanan di Dogiyai.

 

Langkah Bupati menghadiri langsung rapat klarifikasi dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal proses hukum sekaligus memastikan keadilan ditegakkan.

 

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan, sementara masyarakat berharap pengungkapan kasus ini dapat membawa keadilan bagi korban serta memulihkan situasi keamanan di Dogiyai.