Waghete tiiruu.com — Pemuda Katolik Papua Tengah menyampaikan dua catatan penting kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Gelei, terkait pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan tinggi di provinsi Papua Tengah.
Hal itu disampaikan Sekretaris Pemuda Katolik, Natan N. Tebai, kepada tiiruu.com, melalui layanan Whatsap, Jumat, (20/2/2026).
Tebai menegaskan bahwa hingga satu tahun kepemimpinan pemerintah provinsi berjalan, status pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah dinilai belum menunjukkan kejelasan arah kebijakan maupun implementasi di lapangan.
“Kami mendesak pemerintah provinsi segera merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut pada tahun kedua masa kepemimpinan, bukan sekadar wacana,”katanya.
Tebai menekankan bahwa keberadaan rumah sakit harus diikuti dengan sistem manajemen yang profesional agar pelayanan kesehatan berjalan optimal.
“Kami mendesak agar pembangunan rumah sakit provinsi segera direalisasikan dengan langkah nyata. Rumah sakit tidak boleh hanya dibangun secara fisik, tetapi harus memiliki manajemen yang baik agar tidak mengulang persoalan seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Siriwini Nabire,” ujar Natan dalam pernyataan tertulisnya.
Selain sektor kesehatan, Tebai juga menyoroti aspek pendidikan tinggi sebagai salah satu syarat penting dalam penguatan kelembagaan provinsi.
“Kami menilai perhatian pemerintah provinsi terhadap Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire masih belum maksimal,”katanya.
Tebai menjelaskan bahwa dukungan pemerintah tidak cukup hanya dalam bentuk pemberian beasiswa, tetapi perlu diikuti dengan program pengembangan pendidikan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
“Saya menyarankan adanya kerja sama program antara pemerintah provinsi dan perguruan tinggi guna menciptakan sistem pendidikan yang lebih terarah,”katanya.
Tebai juga juga mendorong pemerintah provinsi segera membangun universitas negeri milik pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua Tengah.
“Secara tidak langsung, kami pemuda Katolik menilai bahwa pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan tinggi merupakan indikator penting keseriusan pemerintah provinsi dalam mewujudkan pelayanan dasar bagi masyarakat,”katanya.











































