Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Dinkes Deiyai Mulai Persiapan Akreditasi RSUD dan 10 Puskesmas

Dinkes Deiyai Mulai Persiapan Akreditasi RSUD dan 10 Puskesmas

219
0

Waghete, tiiruu.comDinas Kesehatan Kabupaten Deiyai menggelar pertemuan awal persiapan akreditasi bersama Direktur RSUD Pratama Waghete dan 10 kepala puskesmas se-Kabupaten Deiyai, Kamis (24/2/2026), di Waghete. Pertemuan ini menandai dimulainya proses penyiapan standar mutu layanan kesehatan di tingkat kabupaten.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai mengatakan akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar nasional. Ia menyebutkan, proses ini bukan sekadar penilaian administratif, melainkan upaya sistematis memperbaiki tata kelola layanan.

“Akreditasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata kepala dinas dalam sambutannya.

Menurut dia, seluruh fasilitas kesehatan di Deiyai perlu memperkuat manajemen layanan, keselamatan pasien, serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana. Ia menambahkan, koordinasi lintas fasilitas akan menentukan keberhasilan proses akreditasi.

Direktur RSUD Pratama Waghete menyampaikan dukungan terhadap langkah tersebut. Ia menilai persiapan sejak awal akan membantu rumah sakit dan puskesmas memahami indikator penilaian dan menutup kesenjangan layanan. Secara tidak langsung, ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar standar yang ditetapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam praktik pelayanan sehari-hari.

Akreditasi fasilitas kesehatan, lanjut dinas, mengacu pada standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Standar itu mencakup aspek tata kelola klinis, keselamatan pasien, manajemen risiko, hingga mutu berkelanjutan.

Seluruh kepala puskesmas yang hadir menyatakan kesiapan mengikuti tahapan yang akan dijadwalkan, mulai dari pemenuhan dokumen, pembenahan alur layanan, hingga simulasi penilaian internal. Pemerintah kabupaten berharap proses ini berdampak langsung pada peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Deiyai.

Pertemuan awal ini diharapkan menjadi pijakan untuk penguatan koordinasi antara dinas, rumah sakit, dan puskesmas dalam menghadapi tahapan akreditasi yang akan datang.