Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Kepala Suku Damal Papua Tengah Apresiasi Pembangunan Tugu Injil Masuk di Eromaga,...

Kepala Suku Damal Papua Tengah Apresiasi Pembangunan Tugu Injil Masuk di Eromaga, Ilaga

364
0

Ilaga, tiiruu.com – Kepala Suku Umum, Suku Damal Provinsi Papua Tengah yang baru terpilih, Tenas Geradus Wamang, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak atas pembangunan Tugu Injil Masuk di Lembah Ilaga, tepatnya di Kampung Eromaga, Distrik Amokia, Kabupaten Puncak.

 

Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Bupati Puncak Elvis Tabuni, yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap sejarah dan nilai spiritual masyarakat setempat melalui pembangunan tugu tersebut. Tugu Injil Masuk itu dibangun oleh Dr. Pdt. Gorden Larson sebagai simbol masuknya Injil di wilayah Lembah Ilaga.

 

Menurut Wamang, kehadiran Injil di wilayah Ilaga memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah dan peradaban masyarakat, khususnya bagi suku Dani dan suku Damal.

 

“Fundamental kehidupan manusia pada hakikatnya adalah Injil. Peradaban masyarakat Dani dan Damal tidak terlepas dari kehadiran para misionaris utusan CMA yang datang membawa kabar baik di Lembah Ilaga. Ini menjadi catatan sejarah penting bagi masyarakat dan pemerintah di daerah ini,” ujar Wamang.

 

Ia menjelaskan bahwa banyak tokoh masyarakat yang saat ini tumbuh dan berperan dalam berbagai bidang, baik di pemerintahan, gereja, maupun lembaga adat, merupakan buah dari masuknya Injil di wilayah tersebut.

 

“Kita yang hari ini bisa menjadi orang-orang yang berperan di adat, gereja, maupun pemerintahan adalah karena masuknya Injil di daerah ini. Karena itu kita patut bersyukur kepada Tuhan dan juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membangun tugu besar ini,” katanya.

 

Wamang juga menegaskan bahwa dalam kehidupan masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Puncak, terdapat tiga pilar utama yang harus berjalan bersama, yakni adat, agama, dan pemerintah.

 

Menurutnya, ketiga pilar tersebut memiliki tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai daerah konflik.

 

“Kita berada dalam tiga tungku utama, yaitu adat, agama, dan pemerintah. Karena itu program-program pemerintah harus kita jemput dan dukung bersama. Pembangunan itu dari yang tidak ada menjadi ada, dan itu menjadi tanggung jawab tiga pilar tersebut demi kemajuan daerah kita,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa setiap program positif yang dilakukan pemerintah dan gereja pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Puncak.

 

Lebih lanjut, Wamang berharap Tugu Injil Masuk di Kampung Eromaga dapat menjadi simbol sejarah sekaligus pengingat bagi generasi muda di Kabupaten Puncak.

 

Menurutnya, tugu tersebut memiliki makna penting bagi generasi milenial agar tetap menjaga identitas, keberadaan suku, ras, serta nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

 

“Tugu Injil di Eromaga ini harus menjadi simbol dan juga semacam mitos sejarah bagi generasi milenial di Kabupaten Puncak agar mereka tetap mempertahankan eksistensi suku, ras, dan agamanya, khususnya bagi masyarakat suku Damal dan Dani di wilayah Eromaga,” pungkasnya.