Nabire, tiiruu.com– Sebuah pesan moral yang disampaikan oleh Komandan Kodam III D Dulla Pimpinan Jendral Aibon Kogoya beredar luas di media sosial. Dalam pesan tersebut, masyarakat di wilayah Nabire diimbau untuk menghindari aktivitas pada malam hari serta menjauhi konsumsi minuman keras.
Dalam isi pesan yang beredar, Aibon Kogoya menyampaikan peringatan kepada seluruh warga, baik yang berasal dari wilayah pegunungan, pesisir, maupun lembah, agar tidak keluar rumah pada malam hari. Ia juga secara tegas meminta masyarakat menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.
“Seluruh kota Nabire jangan jalan malam, orang Papua entah gunung, pantai maupun lembah,” demikian, tulisan Kogoya sebagaimana diterima tiiruu.com, Rabu (18/3/2026).
Ia juga menambahkan larangan keras terhadap konsumsi minuman beralkohol pada malam hari.
“Jangan sekali-kali mengonsumsi minum-minuman keras malam hari di kota. Berhenti!” tulisnya.
Dalam bagian lain pesan tersebut, Aibon Kogoya menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak minuman keras terhadap keselamatan generasi muda. Ia menyebut bahwa banyak anak muda hingga orang tua dapat menjadi korban akibat pengaruh alkohol.
“Saya lolos di hutan, tapi kamu semua akan dibunuh melalui minuman keras. Anak muda, tua nona tidak boleh minum alkohol,” lanjutnya dalam pesan tersebut.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat, khususnya jemaat gereja, untuk mendoakan situasi yang sedang terjadi. Ajakan itu disampaikan melalui tagar yang menyertai pesan tersebut.
Pesan moral ini diketahui beredar sejak awal Maret 2026 dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, khususnya di Nabire. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait keaslian maupun konteks lengkap dari pesan tersebut.
Sejumlah warga yang ditemui mengaku menerima pesan tersebut melalui aplikasi percakapan dan media sosial. Mereka menilai imbauan itu sebagai peringatan penting, terutama terkait bahaya konsumsi minuman keras yang kerap memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
Secara tidak langsung, pesan tersebut mencerminkan kekhawatiran terhadap situasi sosial di tengah masyarakat, terutama terkait keamanan malam hari dan perilaku konsumsi alkohol yang dinilai berdampak luas.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan dapat memberikan klarifikasi sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan kesehatan sosial.








































