Deiyai, tiiruu.com – Pemerintah Kabupaten Deiyai menyalurkan ratusan paket bantuan peralatan perikanan kepada nelayan di kawasan Danau Tigi sebagai upaya meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan masyarakat pesisir danau. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, melalui Dinas Perikanan Kabupaten Deiyai di halaman Aula Tuyana, Sabtu (27/6/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi jaring tasi sepanjang 20 meter, hapa, cooler box, jas hujan, senter kepala, dan perlengkapan penangkapan ikan lainnya. Seluruh perlengkapan tersebut dikemas dalam satu paket untuk setiap penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Melkianus Mote mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan yang menggantungkan hidupnya pada potensi perikanan di Danau Tigi.
Menurutnya, salah satu kendala utama yang selama ini dihadapi para nelayan adalah keterbatasan sarana pendukung dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan.
“Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan yang berada di kawasan pinggiran Danau Tigi. Potensi perikanan di danau ini sangat besar, tetapi selama ini masih terkendala minimnya sarana pendukung bagi nelayan tangkap,” kata Melkianus.
Ia berharap seluruh bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produksi hasil tangkapan dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Melkianus menjelaskan, pada tahap ini pemerintah menyalurkan 450 paket bantuan yang masing-masing berisi cooler box, jaring tasi 20 meter, hapa, jas hujan, dan senter kepala. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan tambahan 40 unit cooler box dan 219 unit hapa.
“Hari ini kami menyalurkan 450 paket bantuan. Di luar itu masih ada tambahan 40 cooler box dan 219 hapa. Ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah dalam mendukung nelayan di Danau Tigi,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah masih menyiapkan 200 unit perahu yang akan disalurkan kepada masyarakat pada tahap berikutnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan dokumen kependudukan asli saat mendaftar sebagai calon penerima bantuan.
“Saya berpesan kepada masyarakat agar jangan lagi mengumpulkan fotokopi KTP, tetapi membawa KTP asli. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah aktif dan memiliki kantor baru. Bagi nelayan yang belum memiliki KTP, silakan mengurusnya terlebih dahulu, kemudian membawa KTP asli ke Dinas Perikanan untuk didaftarkan sebagai penerima bantuan,” katanya.
Menurut Melkianus, kepemilikan KTP dengan status pekerjaan sebagai nelayan akan memudahkan masyarakat memperoleh Kartu Nelayan sehingga berpeluang menerima bantuan dari pemerintah pusat.
“Saya meminta KTP asli dengan status pekerjaan sebagai nelayan agar mereka dapat menerima bantuan dari pemerintah pusat melalui Kartu Nelayan,” ujar Melkianus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Deiyai, Marius Pakage, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh para penerima.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan bantuan agar benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas perikanan tangkap.
“Kami berharap bantuan yang telah diserahkan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mengawasi pemanfaatan bantuan ini agar benar-benar digunakan untuk meningkatkan produksi perikanan dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Marius.
Program bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deiyai dalam memperkuat sektor perikanan tangkap di kawasan Danau Tigi yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.











































