Beranda POLHUKAM Mahasiswa Desak DPR PPT Pulangkan Pengungsi Asal Puncak Ke Kampung Asal dan...

Mahasiswa Desak DPR PPT Pulangkan Pengungsi Asal Puncak Ke Kampung Asal dan Tarik Militer ke Tanah Asal Mereka

559
0

Nabire, tiiruu.com – Ratusan mahasiswa asal Kabupaten Puncak yang tergabung dalam Mahasiswa Puncak Se-Indonesia, menggelar aksi demonstrasi damai di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRP Papua Tengah) di Kota Nabire. Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan tuntutan terkait penarikan militer TNI dari kabupaten puncak dan pulangkan mereka ke tanah asal mereka.

 

Pihaknya juga mendesak agar DPR PPT, DPR Puncak, Pemerintah Puncak, Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera memulangkan pengungsi ke kampung halamannya masing masing.

 

Aksi long march dimulai dari Asrama Puncak Karang Mulia, melewati Jalan Kusuma Bangsa Oyehe, Jalan Pemuda, dan berakhir di Kantor DPRP Papua Tengah di Jalan Pepera.

 

Massa melakukan Orasi secara berganti gentian, di halama kantor DPR PPT. Hampir sebagian besar pimpinan Mahasiswa yang hadir dari berbagai kota Study di Seluruh Tanah Papua mulai dari Manokwari, Naibire, Jayapura, Timika, Sorong  dan perwakilan pimpinan Mahasiswa sejawa dan Bali. Didalam aksi tersebut yang bertanggung jawab penuh adalah Tim Investigasi Kabupaten Puncak yang diketuai Oleh Mis Murib.

 

Aksi yang dimotori oleh mahasiswa mengusung thema “Segera Tarik Militer TNI dan Usut Pelaku HAM Ibu Tarina Murib”.

 

Koordinator Lapangan Umum Nasen Ginikbak mengatakan, mahasiswa Puncak menuntut dua hal utama yaitu meminta agar Panglima TNI segera menarik pendropan militer dari Sinak Barat, Beoga, Pogoma, Agandugume, dan seluruh Kabupaten Puncak.

 

“Kami meminta juga kepada DPRP Papua Tengah segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) menangani pengungsi akibat dari pendropan militer sesuai dengan janji yang telah disampaikan.

 

Sementara itu Mahasiswa Puncak Kota Study Jayapura Yumis Murib meminta agar DPR PPT segera membentuk Pansus untuk Pemulangan Pengungsi dan penarikan TNI yang didrop di Puncak.

 

“Masyarakat kami sudah sangat menderita di kota kota seperti Timika, Nabire, Jayapura, mereka harus kembali ke kampung halaman mereka di Bina, Lumo, Baksini, dan Timobut agar mereka bisa melakukan aktivitas seperti biasanya,” katanya.

 

Kapolres Nabire : Aksi Berjalan Aman

 

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., mengatakan bahwa pada hari ini, Kamis, 10 April 2025, mahasiswa dari berbagai kalangan kembali melaksanakan aksi demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait penanganan Hak Asasi Manusia (HAM) atas beberapa peristiwa yang terjadi sebelumnya.

 

“Dalam aksi tersebut, situasi secara umum berjalan dengan aman, lancar, dan tertib,” katanya kepada sejumlah wartawan di halaman kantor DPR PPT, Kamis (10/4/2025).

 

Tatiratu mengatakan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa, khususnya koordinator lapangan (korlap), dengan pihak kepolisian.

 

“Kami mengapresiasi bahwa adik-adik korlab dapat berkomunikasi dengan kami dengan baik dan mau mengikuti arahan kepolisian terkait ketertiban lalu lintas di jalan raya. Dalam aksi long march tadi, mereka juga sangat tertib mengikuti aturan dengan menggunakan lajur sebelah kiri,”katanya.

 

Tatiratu mengatakan, Koordinasi yang baik sejak awal antara pihak keamanan dan mahasiswa menjadi kunci keberhasilan aksi ini.

 

“Akhirnya, penyampaian aspirasi di kantor DPR Papua Tengah berjalan dengan aman. Kami mengawal mereka hingga kembali ke asrama, dan mereka membubarkan diri dengan baik, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,”katanya.

 

Tatiratu mengatakan, untuk menjaga keamanan, Polres Nabire menyiapkan 250 personel gabungan. Kapolres juga menghimbau kepada semua pihak yang ingin melakukan aksi demo di masa mendatang untuk melakukan koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian.

 

“Kami berharap agar sebelum melaksanakan aksi demo, ada pemberitahuan dan koordinasi yang baik antara korlap atau penanggung jawab lapangan dengan kami. Badan jalan yang dilewati adalah kepentingan umum masyarakat, bukan hanya peserta demo. Dengan koordinasi yang baik, aksi dapat dilakukan di satu titik tanpa terpencar-pencar, sehingga kami dapat memfokuskan pengamanan dan arus lalu lintas dapat berjalan dengan baik,”katanya.

 

Tatiratu mengatakan, dengan harapan akan adanya kolaborasi yang lebih baik di masa depan, Kapolres menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan demi kepentingan bersama.

 

“Kami mengharapkan koordinasi yang baik antara korlap, penanggung jawab, dan pihak kepolisian, dan hari ini berjalan dengan baik,”katanya.

 

Reporter : Hengky Yeimo

Editor : –